Jakarta

Legislator Golkar Sardy Wahab Soroti Kualitas Aspal Jakarta yang Rentan Rusak di Musim Hujan

Yasmina Nuha | 28 Januari 2026, 22:14 WIB
Legislator Golkar Sardy Wahab Soroti Kualitas Aspal Jakarta yang Rentan Rusak di Musim Hujan

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, menyoroti kondisi infrastruktur jalan di Jakarta yang dinilai rentan rusak saat musim hujan.

Ia menilai, kualitas aspal dan penyesuaian anggaran perawatan jalan perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi membuat usia aspal jalan menjadi lebih pendek dibandingkan kondisi normal.

Baca Juga: Cegah Stunting, Legislator Golkar Farah Savira Usulkan Bantuan Gizi Jakarta Naik dari Rp10.000 ke Rp18.000

"Saat musim hujan seperti sekarang ini, aspal cepat sekali rusak. Ini yang perlu dijaga ke depannya, kualitas aspalnya," kata Sardy dalam Rapat Kerja bersama jajaran Pemprov DKI, beberapa waktu lalu.

Ia menyebut, perencanaan anggaran infrastruktur seharusnya mempertimbangkan faktor cuaca.

Jika pada kondisi normal jalan bisa bertahan hingga enam bulan atau bahkan setahun, maka pada musim hujan pengerjaan dan perbaikan harus dilakukan lebih sering.

Baca Juga: Cegah DBD Makin Luas, Legislator Golkar Farah Savira Minta Kader Jumantik Senior Mulai Lakukan Regenerasi

"Kalau musim hujan atau banjir, rasanya memang harus lebih sering dikerjakan. Artinya, anggaran juga perlu disesuaikan," ujarnya.

Meski demikian, Anggota Komisi D itu mengapresiasi kinerja jajaran Dinas Bina Marga DKI Jakarta yang dinilainya cukup responsif dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, khususnya hasil reses anggota dewan.

"Sekarang ini responsnya cukup baik. Hari ini kita telepon, besok sudah dikerjakan. Bahkan sebelum ditelepon pun sebenarnya sudah berjalan," katanya.

Sebagai informasi, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa perbaikan jalan berlubang di sejumlah ruas Jakarta belum akan dilakukan secara permanen dalam waktu dekat.

Pramono menilai, perbaikan jalan yang dilakukan saat hujan ekstrem masih berlangsung berpotensi sia-sia karena kerusakan akan kembali terjadi dalam waktu singkat.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memilih menunggu kondisi cuaca lebih stabil sebelum melakukan perbaikan menyeluruh.

"Kalau kita perbaiki hari ini, besok pasti berlubang lagi. Apalagi dengan curah hujan yang seperti ini," ujar Pramono saat meninjau lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y