Alasan Seseorang Oversharing, Gen Z Jangan Ikuti Ya

AKURAT.CO - Gen Z jangan terjebak dengan tingkah Oversharing. Ada banyak penyebab orang melakukannya.
Sebab, oversharing bisa berbahaya buat diri sendiri. Tidak semua dibagikani ke publik karena punya dampak yang berbahaya buat yang melakukannya.
Oversharing bisa diartikan dengan perilaku memberikan informasi pribadi di media sosial secara berlebihan.
Baca Juga: Arti Definisi Oversharing, Gen Z Stop Sekarang Juga Ya!
Oversharing bisa juga disingkat dengan membagikan sesuatu di media sosial secara terus menerus dan berlebihan.
Informasi yang dibagikan tersebut bermacam-macam yang mengenai dengan dirinya sendiri.
Bisa berupa foto, video, atau informasi pribadi dan berkaitan dengan aktivitas kamu sehari-sehari.
Baca Juga: Penyidik Bareskrim Mabes Panggil Rocky Gerung Dugaan Penghinaan Presiden Jokowi
Berikut alasan orang melakukan oversharing:
1. Punya boundaries yang buruk
Bounderies adalah batasan yang ditetapkan dalam suatu hubungan. Terkadang si pendengar ingin menegur karena merasa tidak nyaman.
Tetapi kalau tidak ditegur bisa saja kita semakin tidak menyadari telah melakukan oversharing.
Baca Juga: Cekcok Mulut, Teman Ditusuk hingga Tewas di Karawaci Tangerang
2. Kebiasaan dalam keluarga
Jika di dalam keluarga memiliki suatu kebiasaan untuk menceritakan apapun, kita akan berpikir kalau sikap oversharing adalah hal yang wajar.
3. Ingin lebih dekat dengan orang lain
Terkadang kita sengaja membagikan cerita kepada orang lain dengan berharap orang tersebut juga menceritakan tentang dirinya dan hubungan yang ada menjadi semakin dekat.
Baca Juga: 2 Remaja Tewas Tabrak Tiang Listrik, Diduga Gangster yang Dikejar Sekuriti
4. Tidak bisa baca situasi
Beberapa orang merasa kesulitan dalam membaca gerak-gerik non verbal dari orang lain.
Gerak non verbal yang dimaksud adalah kontak mata, intonasi, dan postur seseorang yang menunjukkan apakah orang ini nyaman ketika mendengarkan cerita.
5. Terlalu sering menggunakan media sosial
Ketika kita mengikuti media sosial orang lain yang sering membagikan detail kehidupannya, kita juga akan merasa ingin tau dan ingin seperti dia.
Berkaca dari orang tersebut, kita akan berpikir bahwa tindakan oversharing adalah hal yang benar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





