Jakarta

Tayang di Hari Lebaran Idulfitri, Film Siksa Kubur Siap Guncang Mental Penonton dengan Sound dan Musik Mencekam

Fikri Hidayatulloh | 6 April 2024, 17:00 WIB
Tayang di Hari Lebaran Idulfitri, Film Siksa Kubur Siap Guncang Mental Penonton dengan Sound dan Musik Mencekam

AKURAT JAKARTA - Sutradara kondang Joko Anwar menggarap film terbaru Siksa Kubur yang rencananya tayang di bioskop Tanah Air pada Hari Lebaran Idulfitri 2024.

Meski secara resmi belum tayang di bioskop, namun Joko Anwar baru-baru ini menggelar nonton secara terbatas film Siksa Kubur untuk para penggemar film horor.

Bagi yang sudah menonton Siksa Kubur, film bergenre horor ini memiliki sound dan musik yang begitu mencekam.

Baca Juga: Tips Merawat AC Mobil Agar Terus Adem Saat Dipakai Mudik Lebaran

Menanggapi hal itu, Joko Anwar mengakui bahwa sound dan musik di Siksa Kubur memang didesain untuk menarik penonton hanyut ke dalam film.

"Sound dan music Siksa Kubur didesain untuk menarik penonton ke dalam filmnya, mengikuti perjalanan karakternya dari buaian sampai ke liang lahat," kata joko Anwar di Instagram, Sabtu (6/4/2024).

Menurut Joko Anwar, musik di Siksa Kubur mempunyai konsep berbeda-beda pada setiap sequence film.

Baca Juga: Saat Ini Berlaku One Way Tol Cipali Arah Jawa, Simak Info dan Waktunya di Sini

"Namun bisa ditarik benang merahnya dengan satu kata, “degup”. Mewakili ritme jantung ketika dipacu emosi terdalam dari manusia, seperti dalam keadaan normal, takut, rasa bersalah, marah, cemas, dan panik," jelas Jokan, sapaan akrabnya.

Joko Anwar menyatakan bentuk dan bunyi degup di musik Siksa Kubur juga berubah-ubah.

Dari bunyi sinewave berfrekuensi rendah yang berosilasi berulang-ulang untuk mewakili rasa tidak tenang dan waspada hingga bunyi yang menyerupai pukulan-pukulan benda berat untuk mewakili sesuatu yang repetitif dan berlangsung terus menerus.

Baca Juga: Putri Ridwan Kamil Putuskan Melepas Kerudung, Apa Hukum Memakai Jilbab dalam Islam?

"Sebagai penggambaran siksaan yang dialami baik oleh jiwa maupun raga," jelas Joko Anwar.

Menurut Joko Anwar, banyak elemen musik di Siksa Kubur diambil dari field recording Aghi Narottama saat dalam perjalanan ke Inggris pada 2023.

"Di mana dia merekam bunyi-bunyian seperti subway/kereta bawah tanah, bunyi alat-alat, dan mesin konstruksi bangunan, suara manusia, suara gaung dalam gereja, suara lalu lintas, dan lain-lain. Bunyi-bunyian ini kemudian diproses menjadi instrumen musik, bergabung dengan banyak elemen suara dari synthesizers," terang Joko Anwar.

Baca Juga: Resep Kue Lebaran Kue Salju Keju, Rasanya Bikin Meleleh Gampang Dibuat di Rumah

Joko Anwar berujar proses penggarapan sound untuk musik film Siksa Kubur berlangsung sejak Juli 2023 hingga Februari 2024.

"Music Director bersama sutradara berulang kali mencari suara musik yang tepat bersama sama hingga larut malam, selama berbulan bulan," beber Joko Anwar.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.