Jakarta

Agnez Mo Ngaku Pernah Tolak Ajakan Pesta di Klub Dengan Bayaran Fantastis, Hingga Batal Debut Karena Album Ditahan, Ada Hubungannya Dengan P Diddy?

Titania Isnaenin | 27 September 2024, 11:22 WIB
Agnez Mo Ngaku Pernah Tolak Ajakan Pesta di Klub Dengan Bayaran Fantastis, Hingga Batal Debut Karena Album Ditahan, Ada Hubungannya Dengan P Diddy?

 

AKURAT JAKARTA - Ditengah viralnya kasus P Diddy, Agnez Mo sempat menceritakan kisahnya yang menolak tawaran untuk hadir disebuah klub dewasa di Amerika.

Ia mengaku menolak ajakan tersebut lantaran dinilai menyimpang, meski iming-iming ketenaran di dunia industri musik Hollywood berada didepan mata.

Penolakan itu justru menjadi awal sebuah kehancuran bagi Agnez Mo di awal karirnya merintis sebagai penyanyi di Amerika.

Baca Juga: Awalnya Diiming-imingi Ketenaran,Rupanya Justin Bieber Sengaja Dijebak Usher Untuk Dipakai P Diddy, Begini Kronologinya

Dalam sebuah wawancara bernama Mo Zach Sang Show, ia mengungkapkan bahwa 4 albumnya ditahan oleh pihak label yang membuat dirinya gagal debut.

Kata Agnez, ia telah melalui tahap perekaman dan hanya menunggu pihak label mengeluarkannya.

Namun, harapan Agnez untuk debut pupus lantaran agensinya memutuskan untuk menahan albumnya secara sepihak.

"Aku sebenarnya sudah membuat 4 album, aku seharusnya mengeluarkan album pada 2015,tapi aku dikacaukan oleh label yang sekarang tidak ada," kata Agnez Mo.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan P Diddy Sangat Berpengaruh di Dunia Industri Hollywood

Semua itu berawal dari Agnez membeberkan sebuah cerita bahwa dirinya pernah menolak untuk datang ke tiga strip club dengan bayaran fantastis.

Pada Daniel Mananta, Agnez mengaku akan dibayar 350 juta/30 menit, namun ia memilih untuk tak mengambilnya.

Dan semenjak penolakan itu, pihak label dan tim mulai meninggalkannya dan menganggap bahwa Agnez Mo bukan bagian dari mereka.

Senada dengan cerita Agnez Mo tersebut, netizen mulai mempertanyakan, adakah hubungan kasus penahanan album Agnez Mo dengan P Diddy.

Baca Juga: Terlihat Tak Berdosa, Pesta Serba Putih P Diddy Lebih Menyeramkan Dari yang Dibayangkan, Begini Rangkumannya

Dimana modus yang Agnez ceritakan serupa dengan modus P Diddy yang menjebak para korbannya dengan iming-iming sukses di industri hollywood.

Apalagi pada tahun 2013, Agnez sempat bertemu dengan manajer Justin Bieber di Los Angeles yakni Scooter Braun.

Scooter Braun sendiri adalah sosok yang mempertemukan Justin dengan Usher yang merupakan bagian dari korban P Diddy.

Baca Juga: Jay Z dan Beyonce Kabarnya Akan Dipanggil Pihak Kepolisian Untuk Menjadi Saksi Kasus P Diddy

Justin Bieber yang pada saat itu masih berusia 15 tahun, harus mengalami tawaran serupa dari Usher untuk bertemu P Diddy dan berpesta dengannya selama 48 jam.

Hingga semenjak pertemuan itu, nama Justin semakin dikenal di industri musik hollywood.

Namun ia mengalami traumatik yang sangat besar akibat dilecehkan P Diddy.(*)

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.