Tahi Lalat Bisa Jadi Tanda Kanker Kulit? Begini Cara Membedakannya

AKURAT JAKARTA - Tahi lalat sering kali dianggap hal biasa, namun tahukah kamu kalau bentuknya bisa menjadi alarm dini kanker kulit jenis melanoma?
Perlu kamu ketahui, perubahan sekecil apa pun pada tahi lalat—seperti bentuk, warna, atau ukuran bisa menjadi tanda awal melanoma, yaitu salah satu jenis kanker kulit yang paling berbahaya.
Mengenali gejalanya sejak dini sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih serius.
Baca Juga: Flavonoid: Kunci Alami untuk Kesehatan dan Awet Muda
Biasanya, benjolan baru, bercak kasar, atau luka yang tak kunjung sembuh adalah gejala awalnya.
Tapi tenang, jika terdeteksi sejak dini, peluang kesembuhan bisa mencapai 99 persen.
Untuk membedakan mana tahi lalat yang normal dan mana yang berisiko kanker, kamu bisa pakai metode ABCDE.
Baca Juga: Doyan Telur Asin? Ini 8 Manfaatnya yang Jarang Dibahas Untuk Kesehatan
• A untuk Asymmetry atau bentuk yang tidak simetris.
• B untuk Border, tepi yang tak beraturan.
• C untuk Colour, warna yang bercampur.
Baca Juga: Slow Living: Rahasia Hidup Santai dan Hati Damai
• D untuk Diameter, umumnya lebih dari 6 mm.
• Dan E untuk Evolve, perubahan bentuk atau gejala baru seperti gatal, berdarah, atau berkerak.
Memantau tahi lalat secara rutin sangat penting. Perhatikan jika ada yang berubah ukuran, warna, atau teksturnya.
Baca Juga: Lezat tapi Berisiko, Inilah 3 Bahaya Mengonsumsi Telur Setengah Matang yang Patut Diwaspadai
Melanoma bisa muncul di mana saja, mulai dari punggung, kaki, telapak tangan, bahkan area genital.
Gunakan cermin atau bantuan orang lain untuk memeriksa area tubuh yang sulit terlihat.
Ambil foto secara berkala untuk melacak perubahan. Jika curiga, jangan tunda untuk konsultasi ke dokter.
Baca Juga: Jarang Disukai, Ternyata Buah Mengkudu Punya 6 Manfaat Mengejutkan!
Ingat, deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa. Jangan anggap enteng tahi lalat yang berubah. Bisa jadi itu bukan sekadar bintik biasa.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 4Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

