Jakarta

Tahi Lalat Bisa Jadi Tanda Kanker Kulit? Begini Cara Membedakannya

Zainal Abidin | 16 Mei 2025, 13:54 WIB
Tahi Lalat Bisa Jadi Tanda Kanker Kulit? Begini Cara Membedakannya

 AKURAT JAKARTA - Tahi lalat sering kali dianggap hal biasa, namun tahukah kamu kalau bentuknya bisa menjadi alarm dini kanker kulit jenis melanoma?

Perlu kamu ketahui, perubahan sekecil apa pun pada tahi lalat—seperti bentuk, warna, atau ukuran bisa menjadi tanda awal melanoma, yaitu salah satu jenis kanker kulit yang paling berbahaya.

Mengenali gejalanya sejak dini sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih serius.

Baca Juga: Flavonoid: Kunci Alami untuk Kesehatan dan Awet Muda

Biasanya, benjolan baru, bercak kasar, atau luka yang tak kunjung sembuh adalah gejala awalnya.

Tapi tenang, jika terdeteksi sejak dini, peluang kesembuhan bisa mencapai 99 persen.

Untuk membedakan mana tahi lalat yang normal dan mana yang berisiko kanker, kamu bisa pakai metode ABCDE.

Baca Juga: Doyan Telur Asin? Ini 8 Manfaatnya yang Jarang Dibahas Untuk Kesehatan

• A untuk Asymmetry atau bentuk yang tidak simetris.

• B untuk Border, tepi yang tak beraturan.

• C untuk Colour, warna yang bercampur.

Baca Juga: Slow Living: Rahasia Hidup Santai dan Hati Damai

• D untuk Diameter, umumnya lebih dari 6 mm.

• Dan E untuk Evolve, perubahan bentuk atau gejala baru seperti gatal, berdarah, atau berkerak.

Memantau tahi lalat secara rutin sangat penting. Perhatikan jika ada yang berubah ukuran, warna, atau teksturnya.

Baca Juga: Lezat tapi Berisiko, Inilah 3 Bahaya Mengonsumsi Telur Setengah Matang yang Patut Diwaspadai

Melanoma bisa muncul di mana saja, mulai dari punggung, kaki, telapak tangan, bahkan area genital.

Gunakan cermin atau bantuan orang lain untuk memeriksa area tubuh yang sulit terlihat.

Ambil foto secara berkala untuk melacak perubahan. Jika curiga, jangan tunda untuk konsultasi ke dokter.

Baca Juga: Jarang Disukai, Ternyata Buah Mengkudu Punya 6 Manfaat Mengejutkan!

Ingat, deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa. Jangan anggap enteng tahi lalat yang berubah. Bisa jadi itu bukan sekadar bintik biasa.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.