Asyik! Festival Film Jepang Bakal Hadir di 9 Kota Indonesia, Pakai Teks Bahasa Indonesia dan Inggris, Simak Info Lengkapnya di Sini

AKURAT JAKARTA - Penggemar film Jepang bersiaplah! The Japan Foundation akan penyelenggaraan Japanese Film Festival (JFF) 2025 di 9 kota di Indonesia.
JFF 2025 atau Festival Film Jepang ini akan digelar di berbagai kota di Indonesia, mulai tanggal 6 November hingga 21 Desember 2025.
Festival tahunan ini menampilkan deretan film Jepang lintas genre. Mulai dari film aksi, drama, komedi, hingga dokumenter.
Kalian tak perlu khawatir gagal paham. Karena film tersebut akan disertai dengan teks bahasa Indonesia dan Inggris.
Sejak pertama kali digelar pada 2016, JFF bertujuan memperkenalkan sinema Jepang kepada dunia, khususnya kawasan Asia Pasifik, serta mempererat pemahaman budaya antara Jepang dan Indonesia.
Tahun ini, festival film Jepang akan hadir di Jakarta, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, dan Balikpapan.
JFF 2025 atau Festival Film Jepang bekerja sama dengan jaringan bioskop CGV, untuk pemutaran film di masing-masing kota.
Berikut jadwal festival film Jepang di 9 kota di Indonesia:
- Jakarta: CGV Grand Indonesia, 6-9 November 2025.
- Bandung: CGV 23 Paskal Shopping Senter, 21-23 November 2025.
- Makassar: CGV Panakukkang Square, 12 - 14 Desember 2025.
- Yogyakarta: CGV Pakuwon Mall Jogja, 13-14 Desember 2025
- Surabaya: CGV BG Junction, 19 - 21 Desember 2025.
- Palembang: CGV Social Market, 19 - 21 Desember 2025.
- Padang: CGV Raya Padang, 22 November 2025.
- Medan : CGV Focal Point, 6 Desember 2025
- Balikpapan; CGV Plaza Balikpapan, 6 Desember 2025
Gelaran JFF 2025 menghadirkan sejumlah film baru serta karya klasik legendaris yang telah membentuk sejarah perfilman Jepang, di antaranya:
Baca Juga: Tangerang Bersyukur di Alun-alun Tigaraksa Berlangsung Meriah, Dihadiri Wagub Banten hingga Habib Ali Zainal Abidin dan Habib Husein Bin Ja’far
Cells at Work! (Hataraku Saibō), adaptasi laga-komedi dari manga populer yang menggambarkan kehidupan sel tubuh manusia layaknya kota besar.
Showtime 7, film bergenre ketegangan tentang penyiar radio yang menghadapi ancaman bom secara langsung.
Angry Squad: The Civil Servant and the Seven Swindlers, karya terbaru sutradara Shinichiro Ueda yang dikenal lewat One Cut of the Dead.
The Boy and the Dog, karya Takahisa Zeze yang berlatar pasca gempa besar Jepang 2011.
6 Lying University Students, yang mengisahkan persaingan dan kebohongan di dunia rekrutmen.
Petals and Memories, yang menyoroti dinamika keluarga menjelang pernikahan sang adik perempuan.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap sinema klasik, JFF 2025 juga menayangkan “Seven Samurai” (1954) karya maestro Akira Kurosawa.
Serta film animasi ikonik “Ghost in the Shell” (1995) karya Mamoru Oshii, yang dikenal luas sebagai fondasi awal estetika cyberpunk.
Baca Juga: Warga Bojonegoro Merapat, Konser Gratis Denny Caknan Siap Guncang Akhir Oktober, Cek Info Lengkapnya
Tahun ini, beberapa film remaster dan rilisan baru akan turut hadir, termasuk versi 4K dari “Linda Linda Linda”, film musikal remaja tentang semangat persahabatan dan musik punk Jepang.
Selain pemutaran film di bioskop, festival juga akan melanjutkan program JFF Online, memungkinkan penonton dari berbagai daerah menikmati film-film pilihan secara daring.
Sejak kehadirannya hampir satu dekade lalu, JFF terus berkembang menjadi salah satu festival film internasional dengan penonton terbanyak di Indonesia.
Keberlanjutannya mencerminkan antusiasme publik terhadap sinema Jepang serta peran penting budaya film dalam memperkuat hubungan antarnegara.
Baca Juga: Rahasia Self Talk: Cara Sederhana Bikin Hidupmu Lebih Tenang dan Percaya Diri
Informasi lebih lanjut mengenai Japanese Film Festival 2025, dapat diakses melalui situs resmi dan media sosial The Japan Foundation, Jakarta. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 2Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 3Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 4Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di UNL, 30 September 2026: Mampukah The Tartan Army Hentikan Nati?
- 6Prediksi Skor Swedia vs Polandia di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Rumania vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 29 September 2026: Adu Kekuatan di Bucharest
- 8Prediksi Skor Burundi vs Aljazair di Kualifikasi Piala Afrika 2027, 29 September 2026: Mampukah Intamba Tahan Gempuran Fennecs?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


