Waspada Konsumsi Vitamin C Berlebihan di Musim Hujan

AKURAT JAKARTA - Musim hujan yang berlangsung di banyak wilayah Indonesia membuat masyarakat semakin waspada terhadap risiko flu dan infeksi saluran pernapasan.
Untuk menjaga daya tahan tubuh, vitamin C menjadi suplemen yang paling banyak dikonsumsi karena dianggap praktis dan mudah diperoleh.
Vitamin C memang berperan penting dalam membantu sistem imun melawan infeksi, terutama saat cuaca lembap dan perubahan suhu sering terjadi.
Baca Juga: Update Harga Emas Pegadaian: Galeri24 dan UBS Kompak Tak Berubah Hari Ini
Namun, anggapan bahwa semakin banyak vitamin C dikonsumsi maka tubuh akan semakin kebal terhadap penyakit tidak sepenuhnya benar.
Konsumsi vitamin C secara berlebihan justru dapat menimbulkan efek samping yang sering kali diabaikan oleh masyarakat.
Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah gangguan pencernaan, seperti diare, mual, dan rasa tidak nyaman di perut.
Baca Juga: Rekor Baru Awal Pekan, Harga Emas Antam Meroket Tajam Hari Ini
Kondisi ini muncul karena kelebihan vitamin C yang tidak diserap tubuh akan dikeluarkan melalui saluran pencernaan.
Selain itu, asupan vitamin C dosis tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.
Vitamin C berlebih dapat berubah menjadi oksalat di dalam tubuh yang kemudian menumpuk dan membentuk kristal pada ginjal.
Risiko ini akan lebih tinggi pada orang yang jarang minum air putih atau memiliki riwayat gangguan ginjal sebelumnya.
Tidak hanya itu, konsumsi vitamin C berlebihan juga dapat memicu penyerapan zat besi yang terlalu tinggi.
Pada kondisi tertentu, penumpukan zat besi dapat berdampak buruk bagi hati dan organ vital lainnya.
Baca Juga: South Quarter Dome Jakarta, Ruang Estetik Gratis dengan Vibes Singapura
Beberapa orang juga melaporkan keluhan seperti sakit kepala, sulit tidur, dan rasa gelisah setelah mengonsumsi vitamin C dosis tinggi.
Efek ini sering terjadi ketika suplemen dikonsumsi pada malam hari dengan dosis yang tidak sesuai kebutuhan harian.
Para ahli kesehatan menyarankan konsumsi vitamin C harian orang dewasa cukup sekitar 75 hingga 90 miligram per hari.
Baca Juga: Dongeng Anak: Kisah Pungguk Merindukan Bulan
Batas aman konsumsi vitamin C dari suplemen sebaiknya tidak melebihi 2.000 miligram dalam satu hari.
Kebutuhan vitamin C sebenarnya dapat dipenuhi secara alami dari buah dan sayuran seperti jeruk, jambu biji, pepaya, dan brokoli.
Dengan pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, daya tahan tubuh tetap terjaga tanpa harus mengandalkan suplemen berlebihan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Olympiacos vs Sparta Praha di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Tuan Rumah di Georgios Karaiskakis
- 3Prediksi Skor Omonia vs Benfica di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Berat di Markas The Shamrock
- 4Prediksi Skor Hoffenheim vs Lyon di UEL, 23 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Hentikan Laju Les Gones?
- 5Prediksi Skor OFI Crete vs Bayer Leverkusen di UEL, 22 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Laju Die Werkself?
- 6Prediksi Skor Getafe vs Lugano di UECL, 22 Oktober 2026: Momentum Positif Tim Tamu Jadi Ancaman
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Celtic vs Celta Vigo di UEL, 23 Oktober 2026: Siapa yang Akhiri Tren Buruk di Eropa?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







