Rahasia Tradisi Imlek, Kebiasaan Kecil yang Bikin Hoki Datang

AKURAT JAKARTA - Tradisi Imlek mengajarkan bahwa awal tahun adalah kesempatan memulai lembaran baru.
Karena itu, banyak keluarga melakukan berbagai persiapan jauh sebelum hari perayaan tiba.
Tujuannya sederhana, yakni membuang nasib buruk lama dan menyambut rezeki baru dengan hati serta lingkungan yang bersih.
Baca Juga: Rayakan Imlek Tanpa Keluar Kota, Cukup ke 3 Destinasi Ini
Berikut beberapa panduan yang sebaiknya kamu lakukan dan hindari saat merayakan Imlek.
1. Membersihkan rumah sebelum hari H
Kegiatan ini melambangkan membuang nasib buruk dari tahun sebelumnya.
Baca Juga: Buah Kecil Penuh Doa, Filosofi Jeruk Mandarin di Perayaan Tahun Baru Imlek
Namun, pada hari pertama Imlek kamu dilarang menyapu atau membuang sampah karena dipercaya dapat ikut membuang keberuntungan yang baru datang.
2. Dominasi warna merah sebagai simbol energi
Merah menjadi warna utama saat Imlek.
Baca Juga: Patikan Kebo, Gulma Liar yang Menyimpan Harapan Baru untuk Kecantikan Kulit
Warna ini melambangkan api, semangat, kebahagiaan, sekaligus perlindungan dari energi negatif.
Kamu dianjurkan mengenakan pakaian baru bernuansa merah atau cerah.
Dekorasi seperti lampion dan chunlian di pintu rumah juga dipercaya mengundang kemakmuran.
Baca Juga: Sambut Imlek 2026, Jakarta Light Festival Digelar Meriah pada 13 Februari
3. Aturan memberi angpao
Tradisi berbagi angpao selalu dinanti, terutama oleh anak-anak.
Biasanya angpao diberikan oleh kamu yang sudah menikah kepada anggota keluarga yang lebih muda.
Baca Juga: Konser Westlife Hari Ini, Hadirkan Nuansa Elegan dalam Konser 'A Gala Evening' di PIK 2
Perhatikan jumlah uangnya, hindari angka 4 karena berkonotasi buruk.
Sebaliknya, pilih angka genap atau angka 8 yang melambangkan rezeki tak terbatas.
4. Sajian makanan pembawa keberuntungan
Baca Juga: Tips Kesehatan, Jus Jeruk Jahe Cara Alami Jaga Imunitas Tubuh
Sajikan makanan bermakna simbolis seperti ikan untuk kelimpahan, mi panjang umur untuk kesehatan, serta jeruk mandarin sebagai lambang kekayaan.
Selama perayaan, jaga ucapan dan hindari kata-kata negatif.
Benda tajam seperti gunting atau pisau juga sebaiknya disimpan karena dipercaya dapat “memutus” aliran rezeki.
Baca Juga: Konser Intim Kangen Band di Jantung Ibu Kota, Jangan Sampai Ketinggalan
5. Hindari kata-kata negatif dan benda tajam
Ucapan juga dianggap membawa energi.
Hindari membicarakan kematian, penyakit, atau kemiskinan agar tidak menjadi sugesti buruk sepanjang tahun.
Baca Juga: 7 Makanan Wajib Imlek dan Filosofinya, Nomor Berapa Favorit Kamu?
Selain itu, benda tajam seperti pisau dan gunting sebaiknya disimpan karena dipercaya dapat memutus aliran rezeki. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





