STRATEGI GILA Shin Tae-yong Bikin Bingung, Elkan Baggot Bek Timnas Indonesia Jadi Striker

AKURAT JAKARTA - Elkan Baggot Bek Timnas Indonesia diposisikan oleh Shin Tae-yong di depan menjadi penyerang.
Posisi sebagai penyerang bagi Elkan Baggot adalah sesuatu hal yang aneh di kubu Timnas Indonesia, namun Shin Tae-yong pede dengan strategi yang dua terapkan.
Banyak para pengamat sepak bola menjadi bingung dengan strategi yang dimainkan oleh pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong ini.
Baca Juga: Konser Gratis Slank Hari Ini di Cirebon Jangan Lupa, Catat Waktu dan Lokasinya di Sini
Salah satu orang yang bingung karena melihat ulah Shin Tae-yong ini adalah Waketum PSSI sendiri.
Dikutip Akurat Jakarta dari Instagram @pengamatsepakbola tentang ucapan Zainudin Amali yang mengaku bingung dengan strategi yang dimainkan oleh Shin Tae-yong.
"Saya tidak tahu apa strateginya, sampai mendorong Baggot ke depan, padahal dia belum pernah di posisi itu," tutur Zainudin Amali.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Sabtu 27 Januari 2024
Namun, bukan Shin Tae-yong kalau tidak teliti dalam menerapkan strategi saat menghadapi lawan yang dihadapi.
Memiliki alasan tersendiri bagi Shin Tae-yong yang memposisikan Elkan Baggot sebagai penyerang saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Jepang.
Alasan Shin Tae-yong menempatkan Elkan Baggot sebagai penyerang adalah ia ingin memanfaatkan postur tinggi badan yang dimiliki beknya.
Baca Juga: Resep Pepes Ikan Cue Bakar, Masakan Praktis yang Gurih dan Lezat, Dijamin Bikin Ketagihan
Shin Tae-yong begitu jeli dengan menempatkan Elkan Baggot sebagai penyerang, karena ia tahu pemain Jepang memiliki tinggi badan yang sedang.
Elkan Baggot bisa dimaksimalkan untuk bisa mengambil bola atas saat beradu dengan pemain Jepang.
Terbukti, satu gol didapatkan saat Timnas Indonesia melawan Jepang dengan memanfaatkan kemelut di mulut gawang Jepang saat Pratama Arhan melakukan lemparan ke dalam.
Gangguan Elkan Baggot terhadap bek pemain Jepang yang membuat terjadinya kemelut di depan gawang yang akhirnya Sandy Wals membuat gol saat itu.
"Kami mencoba mengambil kesempatan kelemahan Jepang di tinggi badan dan bola bola atas, itulah alasan saya menempatkan Baggot sebagai striker," ucap Shin Tae-yong.
Itulah Shin Tae-yong yang jeli dalam setiap pertandingan dan menerapkan strategi yang lain dari pada yang lain. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


