WADUH! Sukses Kalahkan Man City dan Jadi Juara Piala FA, Tapi MU Terancam Gagal Main di Liga Europa, Kenapa?

AKURAT JAKARTA - Kabar kurang sedap menimpa klub sepak bola ternama, Manchester United atau MU.
Tim Inggris berjuluk Setan Merah ini terancam gagal tampil di Liga Europa. Kok bisa?
Padahal, MU baru saja sukses menjadi juara Piala FA, setelah mengalahkan Manchester City di final pada Sabtu, 25 Mei 2024 lalu.
Sukses menjadi juara Piala FA, harusnya secara otomatis MU lolos ke Liga Europa.
Baca Juga: Bacagub DKI Jakarta dari Golkar, Bang Zaki Bakal Perkecil Rasio Kesenjangan Sosial di Jakarta
Meskipun di Liga Inggris 2023/2024, MU finis di urutan kedelapan, atau di luar zona kompetisi Eropa.
Namun demikian, kemenangan pasukan Erik ten Hag di Piala FA, sukses mengunci tiket ke Liga Europa dari trofi domestik
Sayangnya, kegembiraan itu terancam sirna. Berembus kabar, MU terancam batal tampil di kompetisi Eropa tersebut karena berbenturan dengan aturan UEFA perihal kepemilikan multi-klub.
Sebagaimana diketahui, 27 persen saham MU baru saja dibeli Sir Jim Ratcliffe. Bahkan Sir Jim kini menjadi bos baru di Old Trafford.
Sir Jim Ratcliffe adalah pemilik INEOS. Dan INEOS adalah investor tunggal klub Prancis, Nice. Nah, Nice juga lolos ke Liga Europa musim depan.
Dengan demikian, ada dua klub milik Sir Jim Ratcliffe yang bakal bertanding di Liga Europa musim depan, yaitu MU dan Nice.
Padahal, peraturan UEFA melarang dua klub milik entitas yang sama berkompetisi di turnamen yang sama.
INEOS angkat bicara soal status Manchester United dan Nice di Liga Europa. Mereka berharap bisa berdiskusi dengan UEFA mencari jalan tengah masalah ini.
"Kami menyadari posisi kedua klub dan kami sedang berdialog langsung dengan UEFA. Kami yakin bahwa kami memiliki solusi untuk musim depan di Eropa," kata juru bicara INEOS yang tak disebutkan namanya kepada RMC Sport.
Andai solusi tidak ditemukan, maka salah satu klub milik INEOS harus rela turun kasta ke UEFA Conference League.
Apakah Manchester United atau Nice yang akan dikorbankan untuk tidak tampil di Liga Europa musim depan? Kita lihat saja nanti. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

