Profil dan Agama Jens Raven, Pemain yang Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF U19 2024

AKURAT JAKARTA - Profil dan agama Jens Raven mendadak menjadi sorotan usai pemain naturalisasi itu membawa Timnas Indonesia U19 juara Piala AFF U19 2024.
Seperti diketahui, penantian panjang Timnas Indonesia U19 berakhir setelah berhasil keluar sebagai juara ASEAN U19 Boys Championship 2024.
Garuda Nusantara memastikan gelar tersebut usai menang dari Thailand dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin 29 Juli 2024.
Timnas Indonesia menang dengan skor tipis 1-0 atas Thailand. Gol satu-satunya itu pun dicetak oleh pemain naturalisasi Jens Raven.
Gol itu berawal dari sepak pojok M Kafiatur Rizky yang kemudan sedikit disundul Kadek Arel. Dari belakang Raven maju menyontek bola sundulan Kadek. Indonesia unggul 1-0 atas Thailand.
Maka tak salah jika profil dan agama Jens Raven kini menjadi incaran suporter Indonesia.
Baca Juga: Prilly Tanggapi Komentar Netizen yang Sebut Dirinya Terlalu Kurus Usai Turun 12 Kg
Profil Jens Raven
Jens Raven sendiri merupakan pemain kelahiran Belanda, 12 Oktober 2005.
Ia memiliki darah keturunan Indonesia dari neneknya yang berasal dari Yogyakarta.
Jens Raven memulai perjalanan karirnya di dunia sepakbola dengan menimba ilmu di akademi SV Nootdorp.
Baca Juga: KEREN! Piala AFF U19 2024 Jadi Gelar Keempat Indra Sjafri Bersama Timnas Indonesia
Namun pada musim 2023/2024 lalu, ia pindah ke tim akademi klub kasta kedua Liga Belanda, FC Dordrecht.
Bersama klub tersebut, Raven tercatat telah mencetak 6 gol dalam 20 laga.
Ia merupakan pemain bertipe defensive forward yang memiliki kemampuan menyerang dan bertahan dengan baik.
Posturnya yang mencapai 189 cm juga membuatnya handal pada duel bola-bola atas.
Agama Jens Raven
Pertanyaan terkait agama Jens Raven juga mencuat usai sang pemain mencuri perhatian netizen selepas pertandingan melawan Malaysia di semifinal Piala AFF U19.
Kala itu, Jens Raven terlihat mengenakan peci hitam saat bernyanyi bersama para suporter di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Ini bukan kali pertama Raven menggunakan peci hitam, hal yang sama juga dilakukan dalam proses pengambilan sumpah WNI.
Terlepas dari itu, peci hitam di Indonesia tidak sekadar sebagai tanda agama seseorang, melainkan sebagai identitas bangsa Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 8Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





