Jakarta

Resmi! Komisi X DPR RI Setujui Proses Naturalisasi Kevin Diks Dkk, Anita Jacoba Sempat Beri Kritikan Soal Pemain Keturunan

Titania Isnaenin | 4 November 2024, 22:27 WIB
Resmi! Komisi X DPR RI Setujui Proses Naturalisasi Kevin Diks Dkk, Anita Jacoba Sempat Beri Kritikan Soal Pemain Keturunan

 

AKURAT JAKARTA - Tok, komisi X DPR RI akhirnya setujui pemberian kewarganegaraan RI terhadap pemain naturalisasi sepak bola untuk Timnas Indonesia.

Kevin Diks, Noa Johanna, dan Estella Loupattij resmi mendapat pemberian status WNI dari pemerintah.

Dalam Rapat Kerja bersama Menpora Dito Ariotedjo dan Sekjen PSSI Yunus Nusi di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (4/11) tadi. 

Baca Juga: Netizen Soroti Aksi Reuni 411 Berlangsung Sepi, Rizieq Shihab Rupanya Absen Dari Demo

"Komisi X DPR RI memutuskan untuk menyetujui rekomendasi kewarganegaraan RI atas nama Kevin Diks, Noa Johanna Christina Cornela Leatomu, dan Estella Raquel Loupattij," tutur Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani.

Adapun sebelum ketok palu, Komisi X DPR RI memberikan penekanan pada PSSI agar proses Naturalisasi harus mengedepankan dua hal.

Pertama berkaitan dengan kebutuhan hingga dukungan dari regenerasi pemain.

Baca Juga: Tak Hanya di Ngawi, Nama Denny Caknan Kini Go Internasional Sampai ke Barcelona, Kok Bisa?

Kedua, memperhatikan tantangan integrasi sosial budaya bagi pemain Naturalisasi.

Hal tersebut berkaitan dengan anggapan bahwa pemain naturalisasi akan menghalangi potensi dari pemain lokal.

Salah satu anggota komisi X DPR RI yang mengomentari hal ini adalah Anita Jacoba Gah dari fraksi Partai Demokrat.

Baca Juga: Cabup Indramayu Nomor Urut 3 Nina Agustina Resmi Buat Laporan ke Bawaslu, Usai Tuding Pendukung Lucky Hakim Lakukan Pengadangan Kampanye di Sukra

Ia mengkritik proyek naturalisasi Timnas Indonesia yang dilakukan PSSI lantaran meminta atlet keturunan luar negara untuk permohonan naturalisasi.

Menurut dia, Indonesia kini tak kekurangan bakat dari para calon pesepakbola.

"Kita banyak atlet, kenapa kita harus ambil dari luar terus," katanya.

Baginya yang terpenting adalah pemberdayaan atlet lokal untuk mencetak anak bangsa yang bisa membanggakan nama Indonesia.

"Kalau memang perlu atletnya jangan kita ambil tapi pelatihnya dong kita ambil dari luar negeri. Kalau misalnya pelatih kita dianggap belum mampu untuk mencetak atlet-atlet yang luar biasa. Karena Pengalaman kita kemarin ambil atlet dari luar ternyata tidak berhasil juga," tambahnya lagi.

"Jangan ulangi lagi terus begini, panggil dari luar tapi tidak pernah membanggakan," tutupnya.

Baca Juga: Dilanda Api Cemburu, Suami Tega Tikam Istrinya Saat Asyik Karaoke di Live Facebook

Reaksi netizen

Atas pernyataan dari Anita Jacoba tersebut, netizen mulai bereaksi.

Bagi mereka, naturalisasi bukan soal hanya ambil atlet dari luar.

Melainkan mengambil bagian dari diaspora Indonesia.

"Atlet sepakbola emang banyak di Indonesia, tapi apakah skuad Timnas Indonesia jika diisi 100% pemain lokal dapat mengimbangi permainan dari negara negara langganan Piala Dunia?," komen @generasiosing.

"Naturalisasi bukan cuma soal 'ambil atlet dari luar'. Kevin Diks punya darah Indonesia & legally eligible bela negara kita. Pemain keturunan juga bagian dari diaspora Indonesia. Keberagaman justru bisa jadi kekuatan, asal dibarengi pembinaan yg baik.

Soal 'tidak berhasil', development tim nasional itu proses panjang. Naturalisasi & pembinaan pemain lokal bisa jalan barengan - gak mutually exclusive. Yang penting komitmen, loyal ke tim, & mau fight for the badge. Judge by dedication, not just descent," timpal @emye82.

Bagaimana menurutmu?(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.