PSSI dan Aji Santoso Ungkap Alasan Kluivert Coret Marselino Lawan Arab dan Irak

AKURAT JAKARTA – Keputusan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert untuk tidak memanggil gelandang andalan Marselino Ferdinan dalam skuad Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bulan depan menuai sorotan.
Absennya Marselino dari 28 pemain yang diumumkan pekan lalu diklaim disebabkan oleh satu faktor utama: minimnya menit bermain di klub Eropa.
Faktor tersebut diungkapkan secara kompak oleh dua sosok penting, Aji Santoso (mantan pelatih Marselino di Persebaya) dan Arya Sinulingga (Anggota Komite Eksekutif PSSI).
Baca Juga: Konser Isyana Sarasvati di Jakarta Digelar 11 Oktober 2025, Simak Acara dan Lokasinya di Sini
Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, meyakini bahwa minimnya jam terbang di klub saat ini adalah pertimbangan utama Kluivert. Menurut Aji, meskipun Marselino tampil bagus dan mencetak gol di pertandingan Timnas sebelumnya, kondisi klubnya mengubah segalanya.
“Saya sangat yakin itulah pertimbangan utama kenapa Marselino tidak dipanggil. Karena kalau Marselino tidak main di klub secara reguler, tentunya sentuhan-sentuhan ini pasti akan berbeda dengan ketika dia mengikuti kompetisi secara reguler,” ujar Aji, dikutip dari Antara, Sabtu (27/9).
Marselino diketahui dipinjamkan oleh Oxford United (Inggris) ke AS Trencin (Slovakia), namun ia belum mendapatkan waktu bermain yang reguler.
Baca Juga: Jipeng Betawi, Perpaduan Tanji dan Topeng yang Menjadi Warisan Budaya
Aji, yang memberikan debut profesional kepada Marselino, menjelaskan bahwa sentuhan magis sang pemain sulit keluar jika kondisi fisiknya tidak prima akibat jarang berkompetisi.
Senada dengan Aji, Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa pencoretan Marselino adalah keputusan mutlak pelatih Patrick Kluivert, tanpa adanya intervensi dari PSSI.
“Itu semua kewenangan pelatih. Selama kami di PSSI... tidak pernah ada kita bisa cawe-cawe (ikut campur)," kata Arya.
Arya menambahkan, Kluivert pasti memiliki pertimbangan yang matang, dan sangat mungkin faktor jam bertanding Marselino yang minim di Eropa menjadi penentu.
"Mungkin, karena jam bertandingnya belum ada. Jadi, itu mungkin yang jadi pertimbangan pelatih,” tambahnya.
Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan tuan rumah Arab Saudi pada Kamis (9/10), dilanjutkan melawan Irak pada Minggu (12/10) di Jeddah.
Faktor kebugaran dan kondisi terkini pemain menjadi prioritas utama Kluivert untuk dua laga penentu tersebut.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







