Pemprov

Pj Gubernur DKI Tolak Mobil Dinas, Heru Budi: Enak Pakai Kijang

AKURAT.CO – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menegaskan bahwa dirinya menolak rencana pembelian mobil dinas listrik maupun mobil jenis Jeep.

“Engga, saya nggak pakai (mobil dinas listik atau mobil Jip),” ujar Heru di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2023).

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan ia lebih nyaman menggunakan mobil Kijang Inova. “Enakan pakai Kijang,” sambung Heru.

Ia menyatakan, sejak awal dilantik sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta, sudah memberitahu untuk memakai mobil Kijang Inova.

“Kan dari awal saya dilantik, saya sudah kasih tahu bahwa saya pakai kijang saja,” sambung Heru.

BACA JUGA  Rencana Pembelian 2 Mobil Jeep Untuk Pj Gubernur dan Ketua DPRD DKI Jadi Sorotan, Begini Tanggapan Sekda

Diberitakan sebelumnya, Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, menegaskan, sampai saat ini penyediaan Kendaraan Dinas Operasional (KDO) untuk Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono masih belum dilakukan.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan penyesuaian Peraturan Gubernur (Pergub) terkait pengelolaan KDO.

“Sehingga sampai saat ini penyediaan kendaraan dinas perorangan gubernur belum dilakukan, karena Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan penyesuaian Pergub terkait pengelolaan kendaraan dinas,” ujar Joko.

Ia menegaskan, hal tersebut sesuai sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No.7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Sebagai Kendaraan Dinas Operasional Pemerintah.

BACA JUGA  Pj Gubernur DKI Tolak Mobil Listrik, Heru Budi: Saya Penjabat, Bukan Pejabat

“Semua pejabat negara dan daerah disarankan untuk menggunakan mobil listrik,” sambung Joko. (*)

Berita Terkait