Jakarta

Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan  Gratis, TKN Fanta Prabowo-Gibran Gandeng Partai Prima

Fadhil Dhuha Rizqullah | 14 Januari 2024, 18:55 WIB
Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan  Gratis, TKN Fanta Prabowo-Gibran Gandeng Partai Prima



AKURAT JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo-Gibran, melalui Fanta Health
bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Prima, menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.

Kegiatan tersebut digelar di pemukiman padat penduduk di Jalan Rasamala VII, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (14/1/2024).

"Insyaallah pemeriksaannya akan dilakukan terhadap ratusan masyarakat yang berada di posko ini," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai PRIMA Bidang Kesejahteraan Rakyat, Wahida Baharudin Upa.

Baca Juga: Siapa Lisa Rumbewas Sehingga Presiden Jokowi Merasa Kehilangan? Ini Profilnya

Wahida menjelaskan, pengecekan melibatkan tes darah, pemeriksaan asam urat, kolestrol, dan pemberian vitamin.

Dirinya optimistis bahwa kegiatan ini akan menjadi program berkelanjutan dari Prabowo dan Gibran.

"Kebetulan lagi musim hujan, rata-rata ada panas demam, batuk, yang marak di masyarakat. Sambil melakukan pemeriksaan, kita juga melakukan pembagian susu dan bubur, sebagai program dari mas Gibran dan pak Prabowo," jelasnya.

Dalam harapannya, Wahida mengungkapkan, bisa mendeteksi lebih awal penyakit yang diderita masyarakat di situasi sekarang ini, terutama di musim penghujan.

"Ke depan, kita harap sistem kesehatan menjadi lebih mudah diakses dan lebih maju daripada Venezuela dan Kuba, mengingat tingkat kerawanan di lokasi ini," ucapnya.

Baca Juga: Carok Bangkalan Lagi Viral di Medsos, Apa Itu? Simak Sejarah Tradisi yang Berlaku di Pulau Madura ini

Di kesempatan yang sama Koordinator Fanta Health, dr. Ardiansyah Bahar mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis ini melibatkan tiga sampai empat dokter dan dibantu beberapa tenaga kesehatan.

"Dalam pemeriksaan kesehatan ini kita sesuaikan dengan jumlah masyarakat yang hadir," kata dr. Ardi.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap masalah kesehatan bukan hanya milik kementerian kesehatan.

Kata Ardi, juga harus melibatkan kolaborasi aktif, khususnya dari kalangan anak muda, untuk mewujudkan Indonesia sehat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.