Jakarta

Gelar Pameran Seni Lukis  LIAR, Ini Tujuan Ketua Golkar Jaksel Kreshna Putra

Fadhil Dhuha Rizqullah | 28 Januari 2024, 16:27 WIB
Gelar Pameran Seni Lukis  LIAR,  Ini Tujuan Ketua Golkar Jaksel Kreshna Putra



AKURAT JAKARTA - Ketua DPD II Golkar Jakarta Selatan, Kreshna Putra, menggelar pameran lukisan bertajuk "LIAR" di D'Gallerie, Jl. Barito I No. 3, Jakarta Selatan.

Pameran yang berlangsung selama seminggu, mulai tanggal 27 Januari hingga 4 Februari 2024 mendatang, menampilkan karya seni dari dua seniman yang dipilih secara khusus.

Kreshna Putra menjelaskan, gagasan untuk menggelar pameran lukisan dengan tema "liar" ini bertujuan untuk mengajak masyarakat melihat sisi positif di balik segala hal yang sering dianggap negatif, terutama dalam konteks politik dan dunia seni.

Baca Juga: Gelar Bimtek Saksi TPS, Bang Zaki Ajak Kader Golkar Waspadai Kecurangan Pemilu 2024

"Saya sebenarnya mau menggambarkan di politik kita ini jangan selalu diambil kata negatif ya. Liar and liar. Di balik itu semua sebenarnya banyak, yang kita semua bisa lihat, di politik di pemerintahan itu banyak sekali hal-hal yang negatif," katanya kepada Akurat.co, Sabtu (27/1/2024).

Padahal, menurutnya, di balik itu semua adalah tujuannya positif. Dimana memang ada unsur sarkasnya.

"Kita gak boleh munafik juga, dalam semua bidang. Di dunia seniman pun sebenarnya banyak hal yang negatif. Makannya saya bilang di dunia seni, dunia pekerjaan banyak yang negatif," lanjut Kreshna.

Dalam konteks tahun politik, Kreshna menekankan bahwa tidak semua aspek politik harus dipandang negatif.

Baca Juga: Mengenal Phoenix Ikki di Serial Manga Saint Seiya: Serigala Kesepian Yang Dapat Dibunuh, Tapi Tidak Bisa Mati

Melalui tema "LIAR" ini, ia ingin menyampaikan pesan bahwa terdapat sisi positif yang tersembunyi di balik berbagai hal yang seringkali dianggap negatif dalam dunia politik maupun seni.

"Saya sengaja kasih tema yang negatif dulu, untuk menunjukkan sisi karya disini akan dijual juga total 25 lukisan dari 2 seniman," tambahnya.

Pameran ini diharapkan dapat membuka mata masyarakat untuk melihat perspektif baru dalam menghadapi realitas politik dan seni, serta mengapresiasi karya seni sebagai medium untuk menyampaikan pesan-pesan yang mendalam. (*)



Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.