Ace Hasan Sebut Ridwan Kamil Condong Maju di Pilgub Jabar, di Jakarta Golkar Usung Siapa? Ini Jawabannya

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar bidang penggalangan pemilih, Ridwan Kamil atau biasa disapa RK, lebih condong maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat dibanding Pilgub Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Golkar Jawa Barat (Jabar), Ace Hasan Syadzily, kepala wartawan di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2024)
Ace Hasan mengaku telah berdiskusi dengan Ridwan Kamil terkait Pilkada Serentak 2024. "Pak Ridwan Kamil sendiri menyatakan kepada saya, beliau mengatakan bahwa beliau lebih condong ke Jabar," ungkapnya.
Golkar Jawa Barat, lanjut Ace, tetap mendorong Ridwan Kamil yang merupakan mantan Gubernur Jabar periode 2017-2023 untuk Kembali maju di Pilgub Jabar November 2024 mendatang.
Baca Juga: Layanan Kelas 1,2, dan 3 BPJS Kesehatan Resmi Dihapus, Bagaimana Iuran Terbarunya?
"Saya sudah berdiskusi dengan Pak Doli Kurnia, selaku Waketum Bidang Pemenangan Pemilu, kita DPD Golkar Jawa Barat memang ingin mendorong Pak Ridwan Kamil untuk di Pilgub Jabar," ujar Ace.
Dikatakan Ace, keinginan Golkar Jabar untuk mengusung Ridwan Kamil ke Pilgub Jabar sudah ditetapkan dalam rapat pleno DPD Golkar Jabar.
"Kami sudah pleno dan untuk Pilgub Jawa Barat kami usulkan satu nama yaitu bapak Ridwan Kamil," ungkapnya.
Bahkan, Ace telah meminta kepada Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto, agar tidak menarik Ridwan Kamil ke Jakarta. "Kami mohon kepada bapak Ketua Umum, kiranya bapak Ridwan Kamil tidak dikirimkan ke (Pilgub) Jakarta, agar tetap di Jabar saja," imbuhnya.
Namun demikian, lanjut Ace, semua keputusan nantinya ada di tangan DPP dan Ketum Partai Golkar. "Keputusannya nanti ada di DPP dan Ketum," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung juga mengatakan bahwa Ridwan Kamil punya peluang besar untuk menang jika maju di Pilgub Jawa Barat ketimbang maju di Pilgub DKI Jakarta.
"Kita memang sering komunikasi DPP dan DPD, dalam kalkulasi kita, kita memang cenderung mendorong Ridwan Kamil kita calonkan di Jawa Barat," ungkap Doli Kurnia di Bandung, Selasa (7/5/2024) lalu.
Menurut Doli, masyarakat Jabar cukup puas dengan kinerja Ridwan Kamil selama menjabat Gubernur di periode 2017-2023. Meski begitu, menurut Doli, Ridwan Kamil masih punya banyak PR yang belum terselesaikan.
Karena itulah, sudah seharusnya Ridwan Kamil memilih untuk menuntaskan pekerjaannya yang belum rampung itu, dengan maju di Jabar dan menjadi Gubenur Jabar untuk periode kedua.
"Pertama kita kan melihat dari berbagai survei, masyarakat Jawa Barat merasa puas dengan kinerja Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat. Namun masih ada agenda yang selama ini dalam satu periode kepemimpinan itu yang belum tuntas," ujarnya.
"Jadi kita memandang apa yang sudah diagendakan itu, yang diinginkan oleh masyarakat Jawa Barat ya supaya diteruskan di Jawa Barat," lanjutnya.
Tingginya harapan masyarakat agar Ridwan Kamil tetap berada di Jabar, menurut Doli, membuat peluang menang di Jabar jadi lebih besar dibandingkan dengan memilih maju di Pilgub Jakarta.
"Karena memang harapan masyarakat itu tinggi artinya kan itu berkonsekuensi dengan dukungan, jadi peluang Ridwan Kamil lebih besar menang di Jawa Barat dibandingkan harus di DKI, yang kita gak tahu lawannya siapa," tegas Doli.
Jika Ridwan Kamil diusung Golkar maju di Pilgub Jawa Barat, lalu siapa yang bakal didorong maju di Pilgub Jakarta?
Sejauh ini, nama yang paling moncer di internal Golkar untuk Pilgub Jakarta adalah Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar atau Bang Zaki.
Bupati Tangerang dua periode ini bahkan sudah mendapat surat mandat dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
Rapar Kerja Daerah (Rakerda) dan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar DKI Jakarta juga telah memutuskan mencalonkan Ahmed Zaki Iskandar sebagai calon gubernur DKI Jakarta. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 2Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 3Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 4Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di UNL, 30 September 2026: Mampukah The Tartan Army Hentikan Nati?
- 6Prediksi Skor Swedia vs Polandia di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Rumania vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 29 September 2026: Adu Kekuatan di Bucharest
- 8Prediksi Skor Burundi vs Aljazair di Kualifikasi Piala Afrika 2027, 29 September 2026: Mampukah Intamba Tahan Gempuran Fennecs?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


