Kontestasi Muktamar PKB di Bali: Gus Adung Mundur, Cak Imin Jadi Calon Tunggal Ketum

AKURAT JAKARTA - Abdul Rochman atau Gus Adung secara mengejutkan memutuskan mundur dari pencalonan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang akan digelar Sabtu (24/8/2024) malam ini.
Padahal, Gus Adung disebut-sebut sebagai lawan terkuat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, yang telah 20 tahun menjabat Ketum PKB.
Gus Adung yang merupakan mantan Sekjen PB PMII dan Sekjen GP Ansor ini, mengaku didukung kyai dan ulama NU serta sejumlah pengurus DPC dan DPW PKB.
Lalu, apa yang menjadi alasan Gus Adung mundur dari calon Ketum PKB?
"Setelah berdiskusi cukup intensif, Gus Men (Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas), meminta saya untuk mengutamakan tugas-tugas di pemerintahan. Maka, dengan alasan yang lebih kuat itulah, saya sebagai santri sepenuhnya takzim atas arahan Gus Men dan memutuskan untuk menarik diri dari pencalonan sebagai ketua umum PKB,” Gus Adung di Jakarta, kemarin.
Selain Sekjen GP Ansor, Gus Adung juga merupakan staf Khusus Menteri Agama.
“Bagi saya, Gus Men ini adalah kyai, pimpinan saya, sekaligus ulil amri," ujar Adung.
Meski mundur dari pencalonan, Gus Adung berharap Muktamar PKB benar-benar berjalan secara demokratis dan menghasilkan pemimpin yang memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan partai.
"Saya dengan kerendahan hati mohon maaf atas keputusan ini. Saya yakin perubahan dan kemajuan di PKB akan segera terwujud dengan kesadaran dan komitmen bersama para kader," katanya.
Sementara Menag Yaqut mengakui dirinya yang meminta Abdul Rochman untuk tak mencalonkan jadi Ketum PKB di Muktamar PKB di Bali.
"Saya nggak kasih izin. Wong pekerjaan di kantor masih banyak kok ikutan muktamar segala. Saya larang. Apalagi, dia sudah komitmen sejak awal menjadi staf khusus saya untuk fokus membantu tugas-tugas di Kementerian Agama," kata Yaqut.
Baca Juga: Viral Polisi Tembakan Gas Air Mata Ke Jalan Umum dan Kejar Warga Sipil Saat Demo Tolak RUU Pilkada
Dengan mundurnya Abdul Rochman atau Gus Adung ini, maka Cak Imin akan menjadi calon tunggal Ketum PKB di Muktamar ini. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 2Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 3Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 4Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di UNL, 30 September 2026: Mampukah The Tartan Army Hentikan Nati?
- 6Prediksi Skor Swedia vs Polandia di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Rumania vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 29 September 2026: Adu Kekuatan di Bucharest
- 8Prediksi Skor Burundi vs Aljazair di Kualifikasi Piala Afrika 2027, 29 September 2026: Mampukah Intamba Tahan Gempuran Fennecs?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


