Jakarta

Apakah Benar Peluang Anies Baswedan di Pilkada Jakarta Belum Tertutup? FAN: Pintu Belum Digembok!

Ainun Kusumaningrum | 28 Agustus 2024, 23:51 WIB
Apakah Benar Peluang Anies Baswedan di Pilkada Jakarta Belum Tertutup? FAN: Pintu Belum Digembok!

AKURAT JAKARTA - Apakah Benar Peluang Anies Baswedan di Pilkada Jakarta Belum Tertutup? Berikut kata Ketua Dewan Penasihat Forum Aktivis Nasional (FAN) M Hatta Taliwang atau MHT.

Memang hingga satu hari menjelang penutupan pendaftaran calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) Jakarta, nasib Anies Baswedan belum jelas.

PDI Perjuangan yang sebelumnya disebut-sebut bakal mengusung Anies - Rano Karno, justru berbalik mengusung kader internal, Pramono Anung - Rano Karno.

Baca Juga: PKB Bantah Usung Anies-Cak Imin di Pilkada DKI, Ketua DPW PKB: Kami Sudah Daftarkan Ridwan Kamil-Suswono

Apakah mantan gubernur Jakarta yang memiliki elektabilitas paling tinggi ini akan kalah sebelum bertanding?

Sebenarnya masih ada peluang bagi Anies untuk bisa maju di Pilkada Jakarta, yaitu lewat partai non-parlemen di DPRD Jakarta.

Sebagaimana diketahui, putusan terbaru dari Mahkamah Konstitusi (MK), sayarat pencalonan bukan lagi 20 persen kursi parlemen, akan tetapi minimal 7,5 persen suara sah partai politik atau gabungan partai politik.

Baca Juga: Daftar 9 Artis Siap Maju di Pilkada 2024: Raffi Ahmad, Ahmad Dhani hingga Desy Ratnasari

Dengan demikian, partai politik atau gabungan partai politik yang ingin mendaftarkan Cagub-cawagub, syaratnya minimal memiliki 7,5 persen suara atau 454.885 suara sah di Provinsi Jakarta.

Pada pemilihan legislatif atau Pileg Februari 2024 lalu, terdapat 18 parpol yang menjadi peserta Pemilu. Dari jumlah tersebut, berdasarkan Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2024.

Sebanyak delapan parpol di antaranya memenuhi syarat bisa mengusung kandidat sendiri. Sedangkan 10 lainnya harus berkoalisi.

Baca Juga: Untuk Para Introvert, Ini Tips Saat Lelah Sosial karena Terlalu Sering Bertemu Orang

Dengan demikian, ada sembilan partai non-parlemen plus yang dapat berkoalisi sehingga dapat mengusung cagub-cawagub. Plusnya adalah PPP dan Perindo, yang masing-masing hanya memiliki 1 kursi di DPRD DKI.

Sementata itu, Hatta Taliwang mengatakan, meskipun pendaftaran di KPU DKI Jakarta untuk jalur independen sudah tutup, namun masih ada kemungkinan melalui jalur politik.

"Kan masih ada waktu. Jalur independen memang sudah tutup. Tapi, apakah jalur politik sudah selesai? Nasib orang itu ditentukan menit per menit oleh Allah SWT," kata Hatta Taliwang di Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (28/8).

Menurutnya, masih ada ruang untuk kemungkinan-kemungkinan baru meloloskan Anies ke Pilkada Jakarta.

“Saya bilang, pintunya belum digembok. Pintu belum digembok," demikian Hatta Taliwang. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.