Jakarta

Bantah Pernyataan Pramono, Ridwan Kamil Sebut Program Pemukiman di Atas Stasiun Sangat Realistis, Singgung Apartemen di Hongkong

Yasmina Nuha | 5 September 2024, 20:13 WIB
Bantah Pernyataan Pramono, Ridwan Kamil Sebut Program Pemukiman di Atas Stasiun Sangat Realistis, Singgung Apartemen di Hongkong

AKURAT JAKARTA - Bakal calon gubernur (Bacagub) DKI Jakarta Ridwan Kamil menyangkal pernyataan Pramono Anung, yang menyebut program pembangunan pemukiman di atas stasiun yang dia gagas tidak realistis.

Menurut Pramono, program tersebut tidak realistis karena bukan solusi utama mengatasi kepadatan penduduk. Sebab, jumlah stasiun di Jakarta tidak begitu banyak.

Menanggapi hal tersebut, Bacagub DKI Jakarta Ridwan Kamil mengatakan bahwa program pemukiman di atas stasiun sangat realistis.

Baca Juga: CATAT! PIANO MONSTER Bakal Digelar di Theater Besar TIM Jakarta Akhir Bulan Ini, Menampilkan 7 Pianis Muda, dari Kevin Aprilio hingga Clarissa Punipun

Bang Emil, sapaan akrabnya mengatakan bahwa program ini bisa terwujud karena pengalamannya tinggal di apartemen di atas salah satu stasiun di Hongkong selama 2 tahun.

"Seorang Ridwan Kamil selama dua tahun dari 2001-2003 tinggalnya di apartemen di atas stasiun. Jadi, saya bersama almarhum Eril di Hongkong tinggalnya di atas apartemen yang ada di atas stasiun," kata Bang Emil kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/9/2024).

"Produktif banget hidupnya. Turun ke bawah ke basemen langsung ketemu stasiun kereta kan, pulang juga sama," imbuhnya.

Ia pun memastikan, dengan pengalamannya tersebut, program pemukiman di atas stasiun ini sangat realistis untuk diterapkan di Jakarta, karena lahan di Jakarta sangat mahal.

"Poinnya bukan soal jumlah stasiunnya, kan yang penting lahan di Jakarta itu kan mahal, sehingga dimana ada kesempatan lahan-lahan itu diversifikasi untuk perumahan rakyat atau sosial housing," katanya.

"Seperti aspirasi dan arahan Prabowo kita lakukan makanya di atas stasiun, ada puluhan di atas pasar-pasar. Jadi dikombinasi, Insya'Allah itu akan jadi solusi," pungkasnya.

Baca Juga: KPU Sebut Ada Visi Misi Paslon Cagub-Cawagub Jakarta yang Bermasalah, Belum Sesuai dengan RPJPD DKI 2024-2045

Sebelumnya, Ridwan Kamil menyebut telah mendapat arahan langsung dari Presiden terpilih, Prabowo Subianto, untuk membangun perumahan rakyat di tengah kota.

Salah satu gagasannya adalah memanfaatkan ruang di atas pasar dan stasiun untuk pembangunan hunian vertikal, seperti rumah susun.

"Pak Prabowo memberikan arahan agar Jakarta bisa menyediakan perumahan di tengah kota. Namun, dengan keterbatasan lahan, solusinya adalah membangun di atas pasar-pasar, stasiun, seperti Manggarai, Dukuh Atas, Tanah Abang, Djuanda, dan lainnya," kata Ridwan Kamil. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.