Jakarta

Apa yang Akan Terjadi Jika Pramono - Rano Karno Mampu Meyakinkan Anies untuk Mendukungnya di Pilkada Jakarta? Bagini Hasil Survei LSI Terbaru

Sastra Yudha | 18 September 2024, 21:33 WIB
Apa yang Akan Terjadi Jika Pramono - Rano Karno Mampu Meyakinkan Anies untuk Mendukungnya di Pilkada Jakarta? Bagini Hasil Survei LSI Terbaru

AKURAT JAKARTA - Anies Baswedan memang sudah gagal maju di Pilkada Jakarta 2024. Sebab hingga detik akhir pendaftaran, tidak ada partai yang mengusungnya.

Meski demikian, nama Anies masih sangat berpengaruh, terutama bagi para pendukungnya, dalam menentukan pilihan di Pilgub Jakarta 27 November 2024 mendatang.

Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), mantan Gubernur Jakarta ini masih memiliki pengaruh terhadap elektabilitas pasangan calon yang dia dukung di Pilkada Jakarta 2024.

Baca Juga: Serba Serbi Fomo Labubu yang Banyak Diburu Fans Lisa Blackpink, Netizen X Plesetkan Jadi Lakocak Hingga Labubar, Jadinya Begini

LSI telah menggelar survei terhadap 1.200 orang warga Jakarta yang memiliki hak pilih.

Sampel dipilih secara acak atau random, dan terdistribusi secara proporsional dari semua wilayah Jakarta.

Ada tiga kelompok pertanyaan yang diajukan LSI kepada para responden.

Pertanyaan pertama: Kalau pemilihan langsung Gubernur diadakan hari ini, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih?.

Pertanyaan kedua: Kalau pemilihan langsung Gubernur dilaksanakan sekarang, dan Anies Baswedan mendukung Pramono Anung-Rano Karno, maka siapa yang akan Ibu/Bapak pilih?.

Pertanyaan ketiga: Kalau pemilihan langsung Gubernur dilaksanakan sekarang, dan Anies Baswedan mendukung Ridwan Kamil-Suswono, maka siapa yang akan Ibu/Bapak pilih?.

Baca Juga: Beda Klarifikasi Soal Diksi Nebeng Ala Kaesang dan KPK, Jubir: Kebetulan Searah

Lalu bagaimana hasilnya? Dalam paparan LSI, dukungan Anies disebut sangat mempengaruhi pendukungnya dalam menentukan pilihan di Pilgub Jakarta.

Pertanyaan pertama, hasilnya: elektabilitas Ridwan Kamil - Suswono 51,8%, Pramono-Rano Karno 28,4%, Dharma-Kun Wardana 3,2%

Pertanyaan kedua, hasilnya: elektabilitas RK-Suswono turun menjadi 40,5%, Pramono-Rano Karno naik menjadi 32,7%, Dharma -Kun Wardana tetap 3,2 %.

Pertanyaan ketiga, hasilnya: elektabilitas RK-Suswono tetap 52 %, Pramono-Rano Karno 28,7%, Dharma -Kun Wardana tetap 3 %.

"Jika Anies mendukung RK-Suswono, maka elektabilitas RK-Suswono maupun Pramono-Rano tidak mengalami perubahan yang signifikan," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, dalam paparannya, Rabu (18/9/2024).

Namun, jika Anies mendukung pasangan Pramono Anung-Rano Karno, maka bisa membuka jalan lebar bagi pasangan yang diusung PDIP dan Hanura itu untuk memenangkan Pilkada Jakarta.

"Berdasarkan temuan eksperimen, pengaruh Anies signifikan dapat mempengaruhi kompetisi dan hasil Pilgub," katanya.

Baca Juga: K-Popers Merapat! Gemini Siap Guncang Jakarta pada 19 Oktober 2024, Tiket Konser Mulai Dijual Besok Lusa

"Bagi RK-Suswono, akan lebih menguntungkan bila Anies menyampaikan sikap mendukung pasangan tersebut atau minimal bersikap netral. Bagi Pramono-Rano, dukungan Anies akan membuka jalan lebih lebar untuk tetap kompetitif dan memenangkan Pilgub," sambungnya.

Karena itu, sangat penting bagi pasangan Pramono dan Rano Karno untuk dapat meyakinkan Anies Baswedan agar mendukungnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.