Generasi Z, Tantangan dan Peluang di Dunia Kerja

AKURAT.CO - Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, telah tumbuh di era teknologi yang semakin canggih.
Namun, stigma yang melekat pada mereka seringkali menyebut mereka sebagai generasi pemalas dan kurang berkomitmen terhadap pekerjaan.
Namun, sebuah survei dari Workforce Institute dengan 3.400 responden Gen Z di 12 negara mengungkapkan bahwa 32 persen dari mereka menganggap diri mereka sebagai generasi pekerja keras.
Baca Juga: 9 Manfaat Kacang Merah Bagi Kesehatan, Cocok Bagi Kalian yang Sedang Diet
Meskipun demikian, ada sejumlah alasan yang membuat Gen Z merasa sulit masuk ke dunia kerja. Salah satunya adalah kesulitan generasi sebelumnya dalam memahami karakteristik dan nilai yang dipegang oleh Gen Z.
Sebagian dari mereka, sebanyak 35 persen, bahkan enggan bekerja jika mereka tidak merasa mood. Dan 34 persen dari Gen Z merasa kesal jika harus bekerja pada waktu luang mereka.
Survei lain yang dilakukan oleh Randstad Workmonitor pada tahun 2022 menunjukkan bahwa 41 persen dari generasi ini lebih memilih menjadi pengangguran daripada bekerja di tempat yang tidak membuat mereka bahagia.
Baca Juga: Manfaat Kencur untuk Kesehatan, Obat Nyeri hingga Pencernaan
Namun, perlu diingat bahwa Gen Z juga membawa potensi positif yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan. Namun, perusahaan harus memahami kebutuhan dasar mereka.
Menurut Dan Schawbel, Direktur Penelitian Future Workplace, perusahaan harus memberikan pelatihan, fleksibilitas, dan bimbingan kepada Gen Z untuk memaksimalkan potensi mereka.
Selain itu, kecanggihan teknologi yang dikuasai oleh Gen Z sejak kecil membuat mereka sangat bergantung pada teknologi dalam pekerjaan sehari-hari.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Pal Mariam Jakarta Timur
Hasil penelitian dari DELL bahkan menunjukkan bahwa 80 persen dari Gen Z sangat bergantung pada teknologi dalam menjalankan tugas-tugas mereka.
Dalam menghadapi Gen Z di dunia kerja, perusahaan perlu menggabungkan pemahaman tentang nilai-nilai generasi ini dengan pemberian fasilitas teknologi yang canggih, sehingga mereka dapat berkontribusi secara maksimal dalam lingkungan kerja yang beragam dan dinamis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Paderborn vs Stuttgart di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Home Deluxe Arena
- 7Prediksi Skor Union Berlin vs Elversberg di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Keterpurukan?
- 8Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



