Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk: Benteng Hijau Jakarta yang Jadi Destinasi Favorit

AKURAT JAKARTA - Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove Angke Kapuk bisa menjadi destinasi wisata seru kamu untuk untuk menikmati suasana alam yang asri tanpa harus pergi jauh ke luar kota.
Berada di kawasan Jakarta Utara, TWA Mangrove Angke Kapuk adalah salah satu paru-paru hijau ibu kota.
Selain menawarkan pemandangan hutan bakau yang rimbun, tempat ini juga cocok buat kamu yang ingin jalan-jalan sambil belajar tentang alam dan lingkungan.
Baca Juga: 5 Kota Tua Paling Instagramable di Indonesia, Sudah Kamu Kunjungi?
TWA Mangrove Angke Kapuk merupakan kawasan konservasi hutan mangrove yang terletak di Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Dengan luas sekitar 99,8 hektare, kawasan ini memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, dan mengurangi dampak banjir rob yang kerap melanda wilayah utara Jakarta.
Selain sebagai kawasan konservasi, TWA Angke Kapuk juga dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis edukasi lingkungan atau yang sering disebut ekowisata.
Baca Juga: Semasa Piknik 2025, Rayakan Akhir Pekan dengan Piknik Kreatif di Taman Lapangan Banteng
Salah satu hal yang paling menarik, pengunjung bisa menyusuri kanal-kanal kecil dengan perahu motor atau kano yang tersedia untuk disewa.
Sensasi berkeliling hutan bakau dengan perahu menjadi pengalaman unik yang tidak bisa ditemukan di tengah hiruk-pikuk Jakarta.
Selain menyusuri keindahan alam tempat ini, TWA Angke Kapuk juga terdapat berbagai jenis satwa, khususnya burung air.
Baca Juga: Pantai hingga Tebing, Inilah 5 Tempat Berburu Sunrise Paling Keren di Jabodetabek
Ekosistem mangrove yang terjaga menjadi tempat berkembang biak bagi berbagai biota air.
Harga tiket masuk ke kawasan ini tergolong terjangkau, mulai dari Rp30.000 hingga Rp35.000 per orang.
Fasilitasnya cukup memadai, mulai dari toilet, tempat istirahat, hingga area penanaman mangrove bagi pengunjung yang ingin berpartisipasi dalam konservasi.
Baca Juga: Liburan Jadi Bumerang, Waspadai 5 Kebiasaan yang Bikin Backpacker Bangkrut
Namun, di balik keindahannya, TWA Angke Kapuk juga menghadapi tantangan serius, salah satunya adalah persoalan sampah.
Sampah plastik yang terbawa arus sering tersangkut di akar-akar mangrove.
Untuk menjaga kebersihan taman wisata ini, pengelola rutin mengadakan aksi bersih-bersih bersama pengunjung ataupun komunitas di beberapa titik.
Baca Juga: Jakarta ePrix 2025, Sensasi Balap Dunia di Tengah Pesona Ibu Kota
Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga ruang belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 2Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 4Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 5Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 6Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Portugal vs Norwegia di UNL, 5 Oktober 2026: Duel Seru di Porto
- 8Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UNL, 5 Oktober 2026: Mampukah Pasukan Klopp Membalas Kekalahan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





