SIMAK! Berikut 7 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, dari Mencegah Sembelit hingga Menjaga Jantung, Begini Penjalasannya

AKURAT JAKARTA - Selain rasanya yang manis dan enak, buah pir juga memiliki banyak manfaat bagi Kesehatan.
Rutin mengonsumsi dua buah pir setiap hari, akan memberikan banyak manfaat kesehatan yang bisa diperoleh.
Kaya akan serat, buah pir membantu meningkatkan fungsi pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan usus.
Selain itu, buah pir juga mengandung antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid. Buah pir juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung.
Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Pisang Goreng Pasir yang Legit dan Renyah, Cocok Buat Camilan Saat Liburan
Dilansir dari berbagai sumber, berikut manfaat buah pir bagi Kesehatan tubuh:
1. Mencegah sembelit
Kandungan serat pir cukup tinggi sehingga buah ini dinilai ampuh untuk mencegah dan mengatasi sembelit.
Cukup dengan mengonsumsi satu buah pir ukuran sedang, Anda bisa memenuhi 22% kebutuhan serat dalam sehari.
Buah pir juga mengandung sejenis serat yang disebut pektin. Pada sebuah penelitian di Tiongkok, pemberian pektin sebanyak 24 gram per hari selama satu bulan terbukti membantu meringankan sembelit dan mendukung pertumbuhan bakteri usus.
2. Menurunkan risiko diabetes
Senyawa flavonoid dalam buah pir disebut-sebut memiliki manfaat dalam menurunkan risiko penyakit diabetes.
Hal ini didukung oleh sebuah penelitian di AS yang melibatkan lebih dari 9.600 orang dewasa berusia 25 – 74 selama sekitar 20 tahun.
Pada penelitian tersebut, orang yang rutin mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran berisiko lebih rendah mengalami diabetes.
Selain itu, pir memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti buah ini tidak meningkatkan gula darah dengan cepat.
3. Menjaga kesehatan tulang
Buah pir mengandung berbagai vitamin dan mineral penting untuk tulang, di antaranya vitamin K dan boron.
Vitamin K bersama mineral lain seperti kalsium, magnesium, dan fosfor bekerja sama untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah pengeroposan.
Sementara itu, boron berperan dalam menambah kepadatan mineral tulang, menjaga kadar vitamin D dalam tulang, dan meredakan peradangan di sekitar tulang. Berbagai fungsi ini merupakan kunci dari tulang yang kuat dan padat.
4. Menurunkan Berat Badan
Buah pir kaya akan kandungan serat dan air. Pada saat yang sama, buah dengan nama ilmiah Pyrus communis ini juga rendah lemak, kalori, dan kolesterol.
Semua ini merupakan kombinasi tepat untuk Anda yang sedang berjuang menurunkan berat badan.
Hal ini disebutkan pada sebuah penelitian terbitan jurnal Food & Function. Setelah para peserta rutin makan pir selama 12 minggu, tim peneliti menemukan bahwa lingkar pinggang mereka mengecil hingga sebesar 2,7 sentimeter.
5. Mencegah kanker
Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa pola makan yang banyak mengandung buah, terutama pir, berpotensi melindungi tubuh dari kanker.
Manfaat ini kemungkinan berasal dari dua zat antikanker pada buah pir, yaitu antosianin dan asam sinamat.
Penelitian lainnya juga menyebutkan bahwa buah yang mengandung flavonoid mungkin dapat menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium.
Salah satu contoh buah yang kandungan flavonoidnya paling tinggi tidak lain adalah pir.
6. Menjaga kesehatan jantung
Khasiat buah pir yang selanjutnya berasal dari zat antioksidan yang disebut prosianidin.
Zat ini dipercaya dapat mengurangi kekakuan pada jaringan jantung, menurunkan kolesterol ‘jahat’ LDL, serta meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Tidak hanya daging buahnya, kulit buah pir juga mengandung antioksidan lain berupa quercetin. Zat ini membantu memelihara kesehatan jantung dengan cara mengurangi peradangan dan menurunkan tekanan darah.
7. Menurunkan risiko penyakit kronis
Banyak penyakit kronis berawal dari peradangan di dalam tubuh, contohnya penyakit jantung, kanker, dan diabetes tipe 2.
Salah satu kiat yang bisa Anda lakukan untuk menghalau efek peradangan yaitu mengonsumsi makanan kaya antioksidan.
Buah pir termasuk sumber terbaik flavonoid. Sebagai zat antioksidan, flavonoid membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Senyawa ini juga meredakan peradangan yang berisiko berkembang menjadi penyakit kronis.
Dengan rutin mengkonsumsi buah pir dapat menurunkan risiko terkena kanker usus besar, kanker paru, kanker payudara, kanker lambung, kanker ovarium, dan kanker kandung kemih. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



