Hati-hati Umat Islam! Setelah di Solo, Festival Makanan Haram Bakal Digelar di 11 Kota Besar di Indonesia, Jangan Sampai Salah Masuk, Ini Daftarnya

AKURAT JAKARTA - Pemberitahun untuk umat Islam pecinta kuliner. Jangan sampai salah masuk. Sebuah festival kuliner Pecinan Nusantara bakal digelar di 12 kota besar di Indonesia.
Harus diketahui oleh umat Islam, festival kuliner ini akan menghadirkan makanan non-halal atau makanan haram yang legend, ngehits dan viral.
Saat ini, Festival Kuliner Pecinan Nusantara ini sedang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, tempatnya di Solo Paragon Mall.
Festival kuliner pecinan ini diselenggarakan sejak tanggal 3 Juli kemarin, hingga tanggal 7 Juli 2024. Buka setiap hari dari pukul 10.00 pagi hingga pukul 22.00 malam.
Setelah Solo, Festival Kuliner Pecinan Nusantara juga akan digelar di Bali, Medan, Semarang, Surabaya, Makassar, Manado, Pontianak, Bangka, Singkawang, Tangerang, dan Jakarta.
Kemarin, Festival Pecinan Nusantara di Solo ini sempat dihentikan, karena diprotes warga sekitar.
Namun, setelah melalui musyawarah dan beberapa kesepakatan, festival kuliner yang menyajikan makanan haram bagi umat Islam itu kembali dibuka untuk umum, hari ini Kamis (4/7/2024).
Penyelenggara Festival Pecinan Nusantara, Ken, mengatakan bahwa festival itu Kembali dibuka untuk umum setelah ada sejumlah kesepakatan dengan warga.
Beberapa kesepakatan itu antara lain: mulai pencopotan banner yang dianggap vulgar hingga pemasangan penutup di area sekitar tenant.
"Jadi permintaan dikasih kain sekitarnya. Untuk penutup. Untuk penutup, oke kita ikuti, intinya kita ikuti permintaan," ungkapnya.
Festival kuliner non-halal di Solo Paragon Mall akan digelar selama lima hari. Namun, baru sehari buka, langsung mendapat protes warga.
Festival kuliner itu sempat dihentikan, karena Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) melakukan protes dengan menemui perwakilan Pemkot Solo.
Humas DSKS, Endro Sudarsono, mengatakan bahwa festival kuliner makanan haram ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Solo.
"Warga masyarakat resah karena terlalu vulgar," kata Endro di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kota Solo, Rabu (3/7/2024) kemarin.
Endro membandingkan festival kuliner non-halal serupa yang digelar di daerah lain.
"Di Sukoharjo atau di mana ada juga kegiatan seperti itu, tapi tidak begitu vulgar. Yang di sini lain. Publikasinya di media sosial masif, dan balihonya besar sekali," kata Endro. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


