AKURAT JAKARTA - Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dalam tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 mencakup berbagai aspek yang disesuaikan dengan jabatan yang dilamar.
Berikut adalah hal-hal yang diuji dalam SKB:
1. Materi Pokok Jabatan Fungsional
Baca Juga: Masuk Musim Hujan, Simak 3 Tips Berkendara Aman dan Nyaman Ketika Turun Hujan
Setiap jabatan memiliki kisi-kisi spesifik yang mengacu pada keahlian dan tanggung jawab jabatan tersebut.
Contohnya, jabatan seperti Pranata Komputer akan diuji dengan Tes Kompetensi Dasar (CAT) dan praktik kerja untuk menilai kemampuan teknis.
2. Tes CAT BKN
SKB menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sebagai komponen utama, dengan bobot minimal 60% dari nilai SKB secara keseluruhan.
Baca Juga: 8 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Jalani Ujian SKB CPNS 2024
CAT menguji pengetahuan sesuai bidang jabatan yang dilamar.
3. Tes Tambahan
Untuk beberapa instansi, dapat dilakukan tes tambahan seperti:
Wawancara: Mengukur pemahaman tugas dan perilaku pelamar.
Praktik Kerja: Menilai kemampuan langsung di bidang terkait.
Baca Juga: 97 Ribu Anggota TNI dan Polri Terlibat dalam Judi Online, Panglima TNI: Kita Tindak Tegas!
Psikotes atau Tes Lainnya: Disesuaikan dengan kebutuhan jabatan.
4. Bobot Nilai SKB dan SKD
Hasil akhir kelulusan CPNS dihitung dari integrasi nilai SKD (40%) dan SKB (60%), sehingga persiapan SKB sangat penting.
Materi SKB dirancang sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB untuk memastikan kesesuaian kompetensi pelamar dengan tugas jabatan.
Baca Juga: 5 Manfaat Ekstrak Buah Manggis dan Lidah Buaya untuk Kulit di Mangosteen Aloe 92 Persen Soothing Gel
Untuk persiapan, pelamar disarankan mempelajari kisi-kisi jabatan yang tersedia di situs resmi BKN.
Apakah ada jabatan tertentu yang Anda lamar sehingga bisa difokuskan untuk persiapan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




