Jakarta

KDM Sebut Bisa Gaji Warga Jakarta Rp 10 Juta Per Bulan, Stafsus Gubernur Pramono, Chico Hakim: Terlalu Bersemangat Sehingga Salah Hitung

Yasmina Nuha | 13 Mei 2025, 16:43 WIB
KDM Sebut Bisa Gaji Warga Jakarta Rp 10 Juta Per Bulan, Stafsus Gubernur Pramono, Chico Hakim: Terlalu Bersemangat Sehingga Salah Hitung

 

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut dirinya bisa menggaji setiap kepala keluarga (KK) di Jakarta sebesar Rp 10 juta per bulan, jika dirinya menjabat Gubernur Jakarta.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrabnya, dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) 2025 di Bandung, Selasa (6/5/2025).

"Jakarta ini Pak, penduduknya di bawah 10 juta, APBD-nya Rp 90 triliun. Kalau di Jakarta itu dari 10 juta (penduduk) ada 2 juta kepala keluarga, itu orang Jakarta bisa digaji per kepala keluarga Rp 10 juta," ujar Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Grup K-Pop NCT DREAM Bakal Gelar Tour Konser Dunia, Salah Satunya di Jakarta, Kapan? Simak Tanggal dan Lokasinya di Sini

"Karena Rp 10 juta dikali 2 juta (kepala keluarga) hanya Rp 20 triliun. Kalau saya (jadi Gubernurnya)," imbuhnya.

Penyataan KDM ini ramai diperbincangkan publik. Salah satunya dari Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim.

Ia mengatakan bahwa pernyataan KDM itu salah hitung.Ia menjelaskan, jika seluruh warga Jakarta digaji Rp 10 juta per bulan, maka hasilnya bukan Rp 20 triliun, melainkan bisa mencapai Rp 240 triliun dalam setahun.

"Mohon maaf beliau disitu salah hitung ya, karena kalau Rp10 juta x 2 juta warga itu artinya Rp20 triliun sebulan," ujar Chico kepada wartawan di Jakarta, dikutip Selasa (13/5/2025).

"Sementara beliau mau menggaji Rp10 juta perbulan jadi kalau Rp20 triliun sebulan jadi butuh Rp240 triliun per tahun," imbuhnya.

Meski demikian, Chico menilai bahwa KDM mempunyai semangat yang sama baik dengan Pramono dalam mensejahterakan warganya masing-masing.

Baca Juga: Cegah Tawuran Warga Terus Berulang, Pemprov DKI Bakal Buat Program Manggarai Bershalawat, Pramono: Kita Duduk Bareng Cari Akar Masalah

"Saya melihat kang Dedi Mulyadi ini sama dengan Mas Pram punya semangat yang baik untuk membangun daerahnya masing-masing dan khususnya untuk kesejahteraan warga," tukasnya.

Politikus PDIP itu pun enggan mengkritisi lebih lanjut. Sebab, ia menilai bahwa KDM hanya terlalu bersemangat dan ia turut mengapresiasinya sebagai salah satu gubernur terbaik di Indonesia.

"Intinya saya nggak mau mencemooh, intinya Kang Dedi terlalu bersemangat sehingga sampai salah hitung saja," tutur Chico.

"Tapi, kami mengapresiasi Kang Dedi sebagai salah satu gubernur terbaik di Indonesia saat ini sama niatnya dengan Mas Pram untuk mensejahterakan warga," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.