Jakarta

BPBD DKI Catat 1 RT di Pluit Masih Terdampak Banjir Rob dengan Ketinggian 10 Cm, Berikut Wilayah yang Sudah Surut

Yasmina Nuha | 5 Desember 2025, 20:48 WIB
BPBD DKI Catat 1 RT di Pluit Masih Terdampak Banjir Rob dengan Ketinggian 10 Cm, Berikut Wilayah yang Sudah Surut

AKURAT JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan banjir rob tersisa 1 RT di wilayah Jakarta Utara pada Jumat sore (5/12/2025).

Hal ini berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) tanggal 01 - 10 Desember 2025.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan, adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon) yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

Baca Juga: Mengungkap Toyota Avanza 2025 di Indonesia: Harga Resmi, Fitur Terbaru, Desain Menarik, dan Spesifikasi Lengkap yang Wajib Diketahui

"Hal tersebut menyebabkan kenaikan Pintu Air Pasar Ikan Bahaya/Siaga 1 pada Hari Jumat (05/12) Pukul 08.00 WIB dan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta," ujar Yohan dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025).

Adapun 1 RT di Jakarta Utara yang terdampak banjir rob yaitu sebagai berikut:

JAKARTA UTARA

- Kel. Pluit : 1 RT
Ketinggian: 10 cm
Penyebab: Rob
Situasi: Masih dalam penanganan

Wilayah yang sudah surut sebagai berikut:
1. Kel. Pluit: 2 RT
2. Kel. Pulau Panggang: 2 RT
3. Kel. Marunda: 2 RT
4. Kel Pulau Tidung: 2 RT

Jalan tergenang yang sudah surut sebagai berikut:

1. Jl. RE. Martadinata (Depan JIS), Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok

Yohan mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.

Baca Juga: All New Innova Reborn 2025: MPV Mewah dengan Desain Baru Elegan, Kenyamanan Maksimal, dan Fitur Canggih yang Membuat Perjalanan Jadi Luar Biasa

Yohan pun berharap, genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," pungkas Yohan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.