Jakarta

ADA ADA AJE: Tergoda Rayuan Pria Parlente, Karena Suami Bau Adukan Semen

Sastra Yudha | 6 September 2023, 17:59 WIB
ADA ADA AJE: Tergoda Rayuan Pria Parlente, Karena Suami Bau Adukan Semen

AKURAT.CO - Masa-masa pacaran, memang semua terasa indah. Aku rela hidup sederhana, asal kita berdua. Begitulah orang bila sedang jatuh cinta. Namun jika sudah berkeluarga, modal cinta saja tak cukup. Uang tetap yang jadi segalanya.

Seperti kisah Makmun (32) dan Tini (27). Waktu masih pacaran, kedua sejoli ini bak Rama dan Sinta. Makmun adalah pemuda tampan yang jadi rebutan gadis-gadis desa. Meskipun berkulit gelap agak hitam manis, Makmun betubuh tinggi dan atletis.

Pun demikian dengan Tini. Primadona desa berkulit kuning langsat dan hidung mangir. Banyak pemuda yang tergila-gila padanya.

Takut didahului pria lain, Makmun pun segera melamar Tini. Keduanya pun menikah. Tahun pertama, rumahtangga keduanya dijalani dengan penuh cinta. Memasuki tahun kedua, Tini mulai kelimpungan. Sebab, Makmun yang hanya lulusan STM/SMK, kerja dengan gaji pas-pasan.

Baca Juga: 10 Manfaat Madu untuk Kecantikan, Bikin Awet Muda

Untuk kebutuhan lahir, Makmun mungkin bisa naik ring tiap hari. Tapi, untuk kebutuhan materi, warga Surabaya ini tak bisa memanjakan istrinya. Jangankan untuk beli kosmetik dan perhiasan, cukup buat beli makan sehari-hari saja sudah syukur.

Untuk menyelamatkan biduk rumahtangganya, Makmun lalu memboyong Tini merantau ke Tabanan, Bali. Semula, Makmun kerja di restoran. Namun pandemi Covid-19 menghantam tempat kerjanya. Makmun pun kembali jadi pengangguran.

Agar dapur tetap bisa ngebul, Makmun pun kerja menjadi kuli bangunan. Rupanya, Tini malu punya suami kerja kuli bangunan.

Padahal apa pun profesi suami, jika sudah jadi pilihan harus menjadi kebanggaan istri bersama anak-anaknya.

Jangan lalu dibanding-bandingkan dengan suami teman-temannya, atau malah menyesali kenapa kawin dengan suaminya sekarang.

"Coba aku kawin dengan pacarku yang dulu, hidupku tentu makmur," begitu sesal Tini. Padahal belum tentu.

Sialnya, setan tahu kegundahan hati Tini. Dilalah, beberapa bulan lalu Tini kenalan dengan Made (40), penduduk setempat.

Baca Juga: NOVEL BAG.93 : Arti Sebuah Mimpi

Entah kesambet setan apa, dia langsung terpikat pada pria setengah baya itu. Meski secara tampang kalah jauh dari Makmun, namun uang tak bisa dibohongi. Ada harta ada rupa. Made yang berbodi pas-pasan itu, jadi tampil parlente karena sering ke salon.

Dari cara dandan dan penampilan saja, sudah kelihatan kalau Made ini orang berduit. Awalnya, Tini diajak makan bareng di restoran. Kemudian diajak pula tidur bareng di hotel.

"Enak ya punya suami pegawai, baunya wangi. Balik suamiku bau adukan semen melulu," mbatin Tini.

Bagi Made, berselingkuh dengan istri orang itu sensasinya luar biasa. Apalagi secara bodi, Tini juga masih sekel dan cemekel.

Sial, saat ngamar di hotel belum lama ini, ada teman akrab Makmun yang melihatnya. Dia langsung laporan. Tak lama kemudian, Makmun datang bersama polisi.

Baca Juga: Inspirasi Bagi Gen Z, Pasutri Milenial Sukses Usaha Cookies Rumahan

Saat digerebek, Made dan Tini sedang nanggung karena baru saja pemanasan untuk melakukan hubungan intim. Ya udah, stop dulu. Nanti dilanjutin di kantor polisi. Emang bisa apa, seenak itu? (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.