Sejarah Jakarta: Asal Usul Cipedak dan Binatang Berbisa

AKURAT JAKARTA - Cipedak merupakan suatu kampung atau kelurahan yang masuk ke wilayah administrasi Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Kelurahan Cipedak di sejumlah sisi berbatasan dengan Ciganjur, Krukut, Tanah Baru, Srengseng Sawah, dan Kota Depok.
Jika melihat sejarah, tak ada yang menyebutkan secara pasti kenapa kemudian kawasan tersebut dinamakan Cipedak.
Namun, ada beberapa cerita yang dipercaya masyarakat terkait asal usul penamaan Cipedak.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal usul Sukapura Cilincing
Ada yang menyebut bahwa penamaan Cipedak berkaitan dengan cempedak (Artocarpus Integer), sejenis buah-buahan yang mirip dengan buah nangka.
Ini karena pelafalan kedua kata tersebut hampir mirip. Namun karena pelafalan orang Betawi, kata Cempedak berubah menjadi Cipedak.
Ada pula yang menyebut bahwa Cipedak berasal dari gabungan dua kata, yakni kata “ci” dan “pedak”.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Pademangan Dulu Tempat Demang Betawi
“Ci” dalam bahasa Sunda berarti kali atau sungai, sementara “Pedak” menurut KBBI berarti binatang berbisa.
Seperti diketahui, kawasan Jakarta masih bernama Batavia, di daerah ini banyak sungai atau kali dan rawa yang tersebar di seluruh wilayah Batavia.
Konon, dahulu di kawasan Cipedak terdapat sebuah sungai atau kali yang di dalamnya banyak hidup atau jadi tempat tinggal binatang berbisa, misal ular.
Baca Juga: Film yang Akan Tayang di Bioskop Awal Oktober Ini, Lengkap dengan Sinopsis dan Jadwalnya
Karenanya, kemudian kawasan itu dinamakan Cipedak.
Bagaimanapun kisah yang mengisahkan tentang asal usul Cipedak ini, nyatanya kawasan itu tetap eksis dan populer hingga saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


