Rahasia Puasa Tanpa Mulut Bau, Simak Tips dari Dokter Gigi

AKURAT JAKARTA - Mulut bau saat puasa sering membuat kamu kurang percaya diri ketika berbicara.
Kondisi mulut bau saat puasa ternyata bukan tanpa sebab, melainkan dipicu perubahan alami dalam tubuh.
Menurut dokter, mulut bau saat puasa berkaitan erat dengan menurunnya produksi air liur selama kamu tidak makan dan minum seharian.
Baca Juga: Jangan Asal Makan! Ini Menu Sahur Pertama yang Bikin Puasa Lebih Ringan
Dikutip dari ANTARA pada Jumat (20/2/2026), dokter gigi Usman Sumantri, M.K.M menjelaskan bahwa saat berpuasa, produksi air liur berkurang sehingga bakteri di rongga mulut lebih mudah berkembang.
Kondisi inilah yang kemudian memicu aroma tidak sedap.
Ia menegaskan bahwa bau mulut sebenarnya bisa dicegah asalkan kamu menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan benar.
Baca Juga: 5 Pilihan Takjil Sehat Saat Berbuka Puasa, Mana Favorit Kamu?
Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia PDGI itu, langkah pencegahan dapat dilakukan secara rutin di rumah.
"Mencegahnya antara lain dengan menyikat gigi secara teratur, terutama setelah sahur dan sebelum tidur, membersihkan lidah, karena banyak bakteri penyebab bau mulut berada di permukaan lidah," katanya.
Selama berpuasa, ia menyarankan kamu tetap menyikat gigi minimal dua kali sehari, membersihkan sela gigi dengan benang gigi, serta berkumur menggunakan obat kumur bebas alkohol bila diperlukan.
Baca Juga: Sering Diabaikan! Ini 7 Pantangan Menu Sahur bagi Penderita Maag
"Menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa, selama tidak menelan air atau pasta gigi," katanya.
Ia menambahkan, waktu terbaik menyikat gigi adalah setelah berbuka, sebelum tidur, dan setelah sahur selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Selain kebersihan gigi, asupan cairan juga berperan penting.
Baca Juga: Kenali 5 Kebiasaan Toxic yang Bisa Menurunkan Kualitas Hidup
Memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka membantu mencegah mulut kering yang memicu bau tidak sedap.
Dokter Usman juga mengingatkan agar kamu menghindari makanan yang meninggalkan aroma tajam maupun tinggi gula.
Makanan berlemak pun dapat memperlambat pencernaan dan memperparah bau mulut.
Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Menurunkan Stres dan Bikin Lebih Tenang, Sudah Coba?
"Makanan berbau tajam misalnya petai, jengkol, bawang mentah. Minuman berkafein seperti kopi, teh berlebihan, karena dapat menyebabkan mulut kering," katanya.
Sebagai gantinya, ia menyarankan konsumsi lebih banyak buah dan sayur saat sahur dan berbuka karena mampu merangsang produksi air liur.
Ia juga mengingatkan agar kamu tidak menjilat bibir saat terasa kering.
"Gunakan pelembap bibir yang aman, perbanyak minum air saat sahur dan berbuka," katanya.
Selain perawatan harian, pemeriksaan ke dokter gigi setiap enam bulan sekali juga penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh.
Dengan perawatan yang tepat, kamu bisa tetap percaya diri menjalani puasa tanpa khawatir bau mulut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








