Sejarah Jakarta: Asal Usul Pasar Rebo, Sudah Ada Sejak Kolonial Belanda, Diambil dari Nama Hari

AKURAT JAKARTA – Pasar Rebo merupakan salah satu kawasan populer dan namanya tak asing di dengar oleh masyarakat. Kawasan ini berada di wilayah Jakarta Timur.
Pasar Rebo merupakan sebuah nama kecamatan di Jakarta Timur yang memiliki lima kelurahan, yakni Baru, Cijantung, Kalisari, Gedong, dan Pekayon.
Kawasan ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Asal usul daerah ini berkaitan dengan keberadaan pasar di masa lalu.
Pasar Rebo menjadi satu di antara beberapa wilayah yang menggunakan awalan kata Pasar, misalkan Pasar Rumput, Pasar Senen, dan Pasar Minggu.
Baca Juga: Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Terungkap, Pelaku Suami dan Ayah Korban Dibantu Istri Muda
Pasar Rebo merupakan sebuah kawasan berkembang dan padat penduduk. Selain banyak pemukiman warga, di sana juga banyak gedung perkantoran.
Tak hanya itu, di Pasar Rebo juga terdapat Rumah Sakit Umum Daetah (RSUD) Pasar Rebo yang cukup besar dan kerap dijadikan rumah sakit rujukan oleh warga Jakarta Timur dan sekitarnya.
Dinamakan Pasar Rebo ini karena berkaitan dengan hari atau jam buka pasar di kawasan itu pada zaman dulu alias zaman kolonial Belanda.
Dulu saat Jakarta masih bernama Batavia, pasar di kawasan itu hanya buka di hari Rabu, sementara hari-hari lainnya tutup.
Dikarenakan hanya buka di hari Rabu, masyarakat kemudian menyebut dan menamai kawasan itu dengan Pasar Rabu.
Baca Juga: Resep Pizza Roti Tawar Pakai Teflon, Cemilan Lezat dan Anti Ribet, Kalian Bisa Buat Sendiri di Rumah
Namun, karena pelafalan masyarakat Betawi, kata Rabu berubah menjadi Rebo, karenanya hingga kini kawasan itu disebut Pasar Rebo.
Selain Pasar Rebo, beberapa wilayah yang namanya berkaitan dengan hari buka pasar, yaitu Pasar Senen, Pasar Jumat, dan Pasar Minggu.
Nah, di atas sekilas kisah atau asal usul di balik nama Kecamatan Pasar Rebo yang ada di Jakarta Timur. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







