Jakarta

Mencekam! Jamaah Shalat Subuh di Pondok Kelapa Diserang Pria Bawa Parang, Bensin dan Tabung Gas, 3 Orang Terluka

M Rahman Akurat | 8 November 2026, 17:13 WIB
Mencekam! Jamaah Shalat Subuh di Pondok Kelapa Diserang Pria Bawa Parang, Bensin dan Tabung Gas, 3 Orang Terluka
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA — Suasana khusyuk shalat subuh di Masjid Daarul Maarif, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, berubah menjadi teror mencekam pada Minggu (8/11/2026).

Seorang pria Tidak Dikenal (OTK) secara brutal menyerang jamaah yang tengah beribadah, mengakibatkan tiga orang jamaah mengalami luka bacok.

Tidak hanya membawa senjata tajam, pelaku yang bertindak nekat tersebut diketahui juga membawa tabung gas dan jeriken berisi bensin ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Mitsubishi Pajero Sport 2027 Jadi SUV 7-Seater Pilihan Utama dengan Torsi Jumbo 430 Nm

Kronologi Aksi Brutal OTK di Masjid Daarul Maarif

Peristiwa berdarah ini terjadi tepat saat jamaah sedang melaksanakan shalat subuh berjemaah.

Secara tiba-tiba, pelaku masuk dan melakukan penyerangan membabi buta menggunakan senjata tajam.

Melihat aksi berbahaya yang dapat mengancam nyawa lebih banyak orang dan berpotensi membakar rumah ibadah karena adanya bensin, jamaah yang berada di lokasi langsung mengambil tindakan cepat.

Jamaah berhasil menghentikan aksi brutal pelaku secara bergotong-royong. Pelaku kemudian langsung diamankan oleh warga sekitar dan diserahkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Seleksi CPNS Dibuka November 2026: Cek Formasi Prioritas dan Skema PPPK 2027

Pihak Kepolisian Benarkan Penyerangan dan Amankan Pelaku

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, membenarkan adanya insiden penyerangan di rumah ibadah tersebut.

Ia memastikan bahwa pelaku saat ini sudah berada di markas kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Iya betul (peristiwanya). Betul (pelaku diamankan)," ujar AKP Made Budi saat dimintai konfirmasi oleh awak media, Minggu (8/11/2026).

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.