Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Warung Buncit dan Saudagar Tan Boen Tjit

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 20 Oktober 2023, 13:09 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Warung Buncit dan Saudagar Tan Boen Tjit

AKURAT JAKARTA - Warung Buncit merupakan salah satu nama jalan yang populer dan eksis di wilayah Jakarta.

Jalan Warung Buncit memiliki tiga persimpangan, yakni persimpangan Jalan Pejaten, Jalan Duri Tiga, dan Jalan Warung Jati.

Jika melihat sejarahnya, konon asal usul nama Warung Buncit ini berkaitan dengan keberadaan sebuah warung di kawasan itu pada masa lalu.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Pasar Rebo, Sudah Ada Sejak Kolonial Belanda, Diambil dari Nama Hari

Untuk diketahui, Jalan Warung Buncit kini sudah berganti nama menjadi Jalan Hajjah Tutti Awaliyah.

Pergantian nama itu terjadi pada 20 Juni 2022 sesuai dengan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 565 Tahun 2022.

Jalan Warung Buncit sendiri memiliki sejarah yang panjang bagi masyarakat Betawi, bahkan jalan ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Gandaria Berkaitan dengan Tanaman yang mirip Pohon Mangga

Konon, di kawasan itu dulu terdapat beberapa warung, salah satunya warung milik Tan Boen Tjit.

Ia merupakan seorang keturunan Tionghoa yang membuka warung serba ada yang menjual berbagai produk.

Produk yang dijual, diantaranya pangan, sejumlah alat elektronik, alat pertanian, dan perkakas.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Pasar Genjing, Berada di Lokasi Strategis Jakarta Pusat

Selain memiliki sebuah warung, dikisahkan pula bahwa Tan Boen Tjit memiliki lahan yang luas di sekitaran kawasan itu.

Karena keberadaan warung milik Tan Boen Tjit, akhirnya masyarakat Betawi menyebut kawasan itu Buncit sesuai dengan pelafalan lidah orang pribumi.

Kendati sudah berganti nama, Jalan Warung Buncit tetap eksis dan populer hingga saat ini. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.