Jakarta

Viral! Video Kawasan Monas Dipenuhi Balon Udara Ganjar-Mahfud, Begini Faktanya

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 16 November 2023, 15:17 WIB
Viral! Video Kawasan Monas Dipenuhi Balon Udara Ganjar-Mahfud, Begini Faktanya

AKURAT JAKARTA - Pengelola Monumen Nasional (Monas) angkat bicara terkait video viral di sosial media yang menunjukkan kawasan Monas dipenuhi balon udara bergambar Ganjar dan Mahfud.

Selain itu, dalam video viral tersebut juga diperlihatkan video mapping bertuliskan Ganjar dan Mahfud.

Menanggapi hal itu, Kepala UPT Monas,  Muhammad Isa Sarnuri menyebut bahwa video tersebut tidak benar alias hoaks.

Baca Juga: Siaran Langsung dan Link Live Streaming Bigmatch Ekuador U-17 vs Panama U-17, Pembuktian La Rojita Muda

"Gak ada (balon udara dan video mapping)," kata Isa saat dikonfirmasi, Kamis (16/11).

Isa menambahkan bahwa penggunaan alat terbang, termasuk balon udara di kawasan Monas tidak bisa sembarangan.

Lebih lanjut ia menerangkan, penggunaan benda terbang di kawasan ring satu memerlukan izin dan rekomendasi dari Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) RI.

Baca Juga: Promo Buy 1 Get 1 Tiket Film Gampang Cuan yang Dibintangi Anya Geraldine dan Vino G Bastian, Simak Sinopsisnya Sebelum Nonton di Bioskop

"Penggunaan balon udara di kawasan Monas gak bisa sembarangan," ujarnya.

"Karena ring satu atau objek vital, setiap penerbangan drone, benda terbang dan balon udara harus mendapatkan rekomendasi dari Setmilpres," terang Isa.

Sebelumya, viral di sosial media video yang menunjukkan kawasan Monas dipenuhi oleh gambar Ganjar dan Mahfud serta tulisan 2024.

Baca Juga: Konser Musik Kemanusiaan Untuk Gaza, Nonton Sambil Berdonasi, Ada David Bayu, Efek Rumah Kaca hingga Seringai, Cek di Sini

Salah satunya diunggah akun @areajulid melalui X (sebelumnya Twitter). Selain itu, dalam video viral juga terlihat video mapping bertuliskan Ganjar dan Mahfud di tugu Monas. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.