Jakarta

Warga Jakarta Waspada, Cuaca Ekstrem sampai 14 Maret 2024, Berikut Penyebabnya

Ainun Kusumaningrum | 9 Maret 2024, 14:11 WIB
Warga Jakarta Waspada, Cuaca Ekstrem sampai 14 Maret 2024, Berikut Penyebabnya

AKURAT JAKARTA - Warga Jakarta diminta waspada, terhadap dampak cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi sampai 14 Maret 2024.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan intensitas sedang hingga lebat.

"Yang disertai kilat/angin kencang pada periode tersebut di wilayah Jakarta dan sekitarnya," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji.

Baca Juga: Di Mata Eiichiro Oda, Akira Toriyama Ciptakakan Era Manga Jadi Bacaan Orang Dewasa dan Anak-anak

Pemicu cara ekstrem adalah aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial yang aktif di wilayah Indonesia.

Lebih lanjut, adanya peningkatan kecepatan angin dari Utara Indonesia hingga melintasi ekuator melalui Selat Karimata yang mengindikasikan aktivitas Cross Equatorial Northerly Surge (CENS).

“Potensi pembentukan pusat tekanan rendah di Samudra Hindia Barat Daya sampai Selatan Jawa dan Australia bagian Utara dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan angin di Indonesia bagian Selatan,” ujarnya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini 9 Maret 2024, Tidak Ada Salahnya Mencoba Peluang Pekerjaan Baru

Dia mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai dan bersiaga mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem.

Informasi banjir terkini dapat dipantau melalui situs https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt.

“Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi call center Jakarta Siaga 112,” ujarnya.

Baca Juga: Ganjil Genap Puncak Bogor Diberlakukan sampai Senin, Berikut Jadwal One Way

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan terkait dengan kenaikan status Pos Pantau Pintu Air Pasar Ikan menjadi waspada atau siaga 3 pada Kamis dini hari.

BPBD DKI Jakarta, dalam laman resminya itu, juga sempat memperingatkan warga sekitar bantaran sungai untuk bersiaga, karena meningkatnya status Pos Pantau Sunter Hulu ke siaga 3 pada Rabu (6/3) sekitar pukul 21.00 WIB.

DKI Jakarta termasuk sebagai daerah yang berpotensi masih mengalami dampak intensitas hujan ekstrem seperti banjir selama sepekan ke depan, atau mulai dari tanggal 1- 8 Maret 2024, menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.