Jakarta

Semarak HUT Ke-497 Kota Jakarta: Pemprov DKI Ajak Warga Jalan Kaki Lewat Funwalk Jakarta Berjaga Minggu, 9 Juni 2024

Ani Nur Iqrimah | 8 Juni 2024, 17:25 WIB
Semarak HUT Ke-497 Kota Jakarta: Pemprov DKI Ajak Warga Jalan Kaki Lewat Funwalk Jakarta Berjaga Minggu, 9 Juni 2024

AKURAT JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan menyelenggarakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 dan Selebrasi Jakarta Berjaga: Integrasi Hebat, Hidup Berkualitas di Area Parkir Selatan Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada Minggu, 9 Juni 2024 besok.

Rangkaian acara diisi dengan pameran lingkungan hidup, Funwalk Jakarta Berjaga, gelar wicara, nonton bareng dan berbagai hiburan.

Rencananya, acara ini dihadiri oleh Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dan akan dihadiri 5.000 lebih peserta serta akan mendapatkan rekor MURI untuk memecahkan rekor jalan kaki 7.500 langkah.

Baca Juga: Semarak HUT Ke-497 Kota Jakarta: Tarif LRT, MRT, dan Transjakarta Cuma 1 Rupiah! Simak Tanggal Berlakunya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, Gerakan Jakarta Berjaga bertujuan membentuk kebiasaan berjalan 7.500 langkah per hari selama 14 hari, selain membuat hidup lebih sehat juga membuat kualitas udara lebih baik.

"Ini merupakan terobosan dari Pemprov DKI Jakarta untuk menyongsong statusnya sebagai kota Global. Dinas Lingkungan Hidup berkomitmen menciptakan lingkungan hidup yang berkualitas agar warganya bisa hidup dengan sehat," ujar Asep, Sabtu (8/6).

Ia menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berkomitmen menciptakan lingkungan hidup yang berkualitas salah satunya dengan memperbaiki kualitas udara agar warga bisa melaksanakan aktivitas dengan sehat.

Baca Juga: SORE INI! Ada Winter Concert di Trans Snow World Bintaro: Nonton Color Me Badd, The Groove, Andien, Iwa K, Sampai Hivi Bernuansa Musim Dingin

“Langkah-langkahnya sudah ada, Pempov DKI Jakarta mengimplementasikan Strategi Pengendalian Kualitas Udara (SPPU) hingga 2030, termasuk strategi untuk mencapai kesahatan warganya,” katanya.

Asep berharap dengan mengintegrasikan kampanye di kedua bidang ini bisa mencapai hasil yang lebih maksimal untuk kebaikan warga Jakarta.

“Tujuannya kampanye ini bisa membuat warga Jakarta bergaya hidup sehat dan lebih peduli pada lingkungan,” pungkas Asep.

Baca Juga: Cuaca Jakarta Weekend Ini Cerah, Jalan-jalan ke Ancol Aja: Masuknya Lagi Gratis, Banyak Aktivitas Seru yang Gak Berbayar!

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan kampanye pembiasaan berjalan kaki melalui Jakarta Berjaga (Bergerak, Bekerja, Berolahraga, dan Bahagia).

Tujuannya, untuk kesehatan masyarakat dan mewujudkan kualitas udara yang lebih baik.

Gerakan ini merupakan sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta serta bagian dari rangkaian HUT ke-497 Kota Jakarta.

Baca Juga: Bacagub Zaki Iskandar Optimistis Jakarta Bisa Lebih Baik Usai Tak Jadi Ibu Kota Negara

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, kampanye Jakarta Berjaga mendorong masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat menuju sumber daya manusia mumpuni sebagai kota global.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat melalui kampanye Jakarta Berjaga. Ini bukan hanya tentang berolahraga, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan kebahagiaan," ungkap Ani.

Kampanye ini secara khusus menargetkan usia produktif untuk melakukan jalan kaki sebanyak 7.500 langkah per hari.

Baca Juga: Resep Molen Pisang, Menu Cemilan di Rumah untuk Keluarga Tersayang

Selain itu, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov DKI diwajibkan menjadi pelopor dan disebut sebagai ‘Agent of Change’ bagi warga Jakarta.

"Dengan mendorong ASN sebagai Agent of Change kami berharap mereka dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam menerapkan gaya hidup sehat dan peduli lingkungan," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.