Jakarta

PEMBERITAHUAN! Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo di 6 PTN ini Masih Diperpanjang, Catat Jadwal dan Syaratnya!

Sastra Yudha | 10 Juli 2024, 19:13 WIB
PEMBERITAHUAN! Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo di 6 PTN ini Masih Diperpanjang, Catat Jadwal dan Syaratnya!

AKURAT JAKARTA - Kabar gembira buat para sarjana yang sedang mencari beasiswa untuk kuliah S2.

Pendaftaran beasiswa S2 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) masih diperpanjang.

Namun perpanjangan waktu pendafaran beasiswa S2 Kominfo itu hanya berlaku di 6 perguruan tinggi negeri (PTN), dari 10 PTN yang disediakan.

Seleksi masih bisa dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Kominfo di tautan https://beasiswa.kominfo.go.id/.

Baca Juga: Yuk! Meriahkan Festival Arak-Arakan Cheng Ho di Semarang Awal Bulan Depan, Ada Gildcoustic, Dikta Wicaksono hingga Pertelon Koplo

Beasiswa Kominfo ini bisa diikuti oleh PNS, anggota TNI/Polri dan masyarakat umum non-PNS khusus bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Calon awardee bisa memilih salah satu dari 10 kampus top Indonesia yang menjadi mitra Kominfo sebagai PTN tujuan.

Berikut 6 kampus PTN yang memperpanjang masa pendaftaran beasiswa S2 dan program studi (prodi) yang tersedia:

1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
Prodi: Magister Teknik Elektro Konsentrasi Telematika (Pengelola TIK)

2. Universitas Hasanuddin (Unhas)
Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

3. Universitas Syiah Kuala (USK)
Pendaftaran: hingga 15 Juli 2024
Prodi: Magister Kecerdasan Buatan

4. Universitas Sumatera Utara (USU)
Pendaftaran: hingga 16 Juli 2024
Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

5. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Pendaftaran: hingga 18 Juli 2024
Prodi: Magister Layanan Teknologi Informasi, Magister Teknik Elektro Rekayasa, dan Manajemen Keamanan Informasi

6. Universitas Sebelas Maret (UNS)
Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

Baca Juga: TELADAN! Lamine Yamal Beli 3 Rumah untuk Ayah, Ibu dan Neneknya dari Kerja Keras Sebagai Pemain Barcelona dan Timnas Spanyol

Sedangkan empat kampus mitra lain yang sudah menutup pendaftaran yakni:

1. Universitas Andalas (Unand)
2. Universitas Airlangga (Unair)
3. Universitas Gadjah Mada (UGM)
4. Universitas Indonesia (UI)

Penerima beasiswa atau Awardee nantinya akan mendapat komponen dana pendidikan (UKT dan Tunjangan Buku) dan biaya pendukung (Biaya operasional bulanan, bantuan seminar, biaya pendaftaran).

Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo Dalam Negeri 2024:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimum 2 tahun pada saat melamar

3. Tidak ditujukan bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen

4. Usia maksimal pada saat mendaftar: 35 tahun bagi masyarakat umum, dan 37 tahun bagi PNS/TNI/Polri

5. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2

6. Lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 3.00 dari skala 4.00

Baca Juga: VIRAL Foto Lionel Messi Gendong dan Mandikan Lamine Yamal Saat Masih Bayi, Fotografer: Itu Asli, Bukan Editan!

7. Menyusun Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

8. Menyusun Essay yang berisi Personal statement dan Rencana kontribusi pasca studi khususnya bagi pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

9. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas dan diterbitkan paling lama 1 tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran.

10. Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan.

11. Diutamakan bagi yang sudah memiliki LoA dari Perguruan Tinggi mitra Kominfo.

12. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi diharapkan melampirkan dokumen yang telah ditentukan.

13. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh mitra perguruan tinggi yang dipilih.

Demikian informasi mengenai beasiswa S2 Kominfo. Silahkan mendaftar, semoga beruntung. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.