Jakarta

Waspada! Hari Ini Ada Demo Besar-besaran di Depan Gedung DPR dan MK, Tolak Revisi UU Pilkada dan Dukung Putusan MK No.60

Sastra Yudha | 22 Agustus 2024, 06:23 WIB
Waspada! Hari Ini Ada Demo Besar-besaran di Depan Gedung DPR dan MK, Tolak Revisi UU Pilkada dan Dukung Putusan MK No.60

AKURAT JAKARTA - Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat berencana menggelar aksi unjukrasa atau demo di depan Gedung DPR RI dan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis, 22 Agustus 2024, hari ini.

Mereka yang akan menggelar demo berasal dari buruh, mahasiswa, aktivis 98, dosen, guru besar, dan masyarakat umum.

Aksi unjukrasa ini menolak pembahasan revisi UU Pilkada oleh DPR dan mendukung diterapkannya keputusan MK No.60.

Baca Juga: Puisi Peringatan Darurat dari Sastrawan Okky Madasari yang Menggelora di Media Sosial

Rencana aksi unjukrasa ini disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti, kepada wartawan, Rabu (21/8/2024).

Ray juga membagikan undangan liputan aksi unjukrasa yang akan dilakukan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, pada Kamis (22/8/2024) pagi ini.

Ray menyebut, demo ini akan diikuti oleh sejumlah guru besar, akademisi, mantan aktivis '98, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Ray mengungkap alasan demo dilakukan di MK. Sebab, kata dia, sejumlah pihak juga akan melakukan demo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

"Ini semacam pernyataan perlawanan terhadap rapat paripurna DPR yang akan dibacakan besok (hari ini). Sebetulnya ingin kita langsung menyerahkan draft gugatan uji materi ke MK, cuma kan secara teknis tentu saja sulit dilakukan belum ada nomor dan UU kan," tutur mantan Aktivis '98 ini.

Ray mengajak masyarakat untuk mengikuti aksi penolakan terhadap RUU Pilkada besok. Mereka bisa datang ke MK atau ke DPR.

"Yang di DPR kan ada Partai Buruh, mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat. Karena kalau dilihat dari berbagai medsos banyak sekali kelihatan yang ingin terlibat. Mereka bisa ke MK atau ke DPR," tutupnya.

Baca Juga: Ternyata Ini Pemilik Gambar Lambang Garuda Pancasila Biru Bertuliskan Peringatan Darurat, Terinspirasi dari Emergency Alert System Amerika Serikat

Aksi demonstrasi juga akan dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM-UI). Mereka akan menggelar demonstrasi di depan gedung DPR RI.

"Titik kumpul: Lapangan FISIP UI. Titik aksi: Gedung DPR RI," tulis BEM UI di akun Instagram-nya, dikutip Rabu (21/8/2024).

"Inilah saatnya kita bangkit, bersatu melawan upaya yang terang-terangan merusak demokrasi! Ayo, turun ke jalan, suarakan penolakan kita terhadap segala bentuk manipulasi hukum yang mengkhianati kepercayaan rakyat! Bersama kita lawan, bersama kita tegakkan kebenaran!" seru BEM UI.

Ribuan massa Partai Buruh juga akan melakukan demo di depan DPR/MPR RI Senayan, pagi ini. Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nuzarli, mengungkapkan sekitar 2.000 massa buruh akan ikut demonstrasi di DPR.

"Tuntutan aksi, mendesak DPR RI untuk tidak melawan dan mengubah Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024," katanya.

Baca Juga: Resmi Serahkan Berkas B1 KWK Kepada Maesyal Rasyid - Intan Nurul, PKS Janji Akan Langsung Tancap Gas, Ahmad Syaikhu: Kita Akan Berikan Kemenangan!

Ferri mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat instruksi untuk melakukan aksi unjukrasa ini kepada 11 inisiator Partai Buruh, serta garda rakyat dan pengurus Exco partai di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Aksi unjukrasa ini menolak pembahasan revisi UU Pilkada oleh DPR juga akan dilakukan para mahasiswa dan buruh di Bandung, Jogja dan daerah lainnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.