Bukan Hanya Daun dan Buahnya, Biji Pepaya yang Hitam-hitam Ternyata Banyak Manfaatnya Bagi Kesehatan, Berikut 9 di Antaranya

AKURAT JAKARTA - Mayoritas masyarakat Indonesia pasti sudah tak asing dengan buah papaya.
Namun masih sedikit yang tahu bahwa biji buah pepaya memiliki banyak manfaat untuk Kesehatan.
Jadi ternyata, bukan hanya daun dan buahnya yang bisa dijadikan obat. Biji pepaya yang kecil-kecil dan berwarna hitam itu juga banyak khasiatnya untuk kesehatan.
Biji pepaya secara tradisional dimanfaatkan sebagai obat, karena mengandung asam lemak berkhasiat, seperti asam oleat, asam palmitat, asam linoleate, dan asam stearat.
Cara memanfaatkan biji pepaya juga sangat gampang. Tumbuk biji pepaya kering hingga halus. Lalu tambahkan pada makanan atau minuman.
Namun, cara paling mudah mengonsumsi biji pepaya adalah dengan mencampur madu dan ditelan tanpa dikunyah, setelah itu dibantu dengan minum air layaknya minum obat.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut 9 manfaat biji buah papaya untuk Kesehatan:
1. Membunuh Bakteri Jahat
Jangan sepelekan, ternyata biji pepaya ampuh membunuh bakteri Salmonella typhi, dan Staphlycoccus aureus.
Hal ini diperkuat oleh hasil penelitian dari Universitas Abdurrab. Dilansir di Jurnal Farmasi, biji pepaya dipercaya berkhasiat mengobati penyakit kulit hingga obat masuk angin.
2. Mencegah Kanker
Biji pepaya dapat mengurangi dan mencegah risiko tumbuhnya sel-sel kanker. Biji pepaya mengandung nutrisi dan antioksidan dalam jumlah yang sangat banyak, yang membuat biji pepaya memiliki sifat antikanker.
Selain itu, zat lainnya yang terkandung di biji pepaya yaitu isotiosianat, yang bisa menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker dan tumor.
3. Obat Nyeri Otot hingga Asam Urat
Manfaat biji pepaya untuk kesehatan berikutnya bisa diperoleh dengan mengonsumsinya satu sendok sehari, yakni meringankan nyeri otot.
Hal ini karena biji pepaya juga memiliki sifat antiinflamasi. Selain itu, biji pepaya juga mengandung enzim papain dan chymopapain yang mampu mengatasi masalah nyeri sendi, asam urat, bengkak, hingga arthritis.
4. Menyehatkan Sistem Pencernaan
Biji pepaya juga bisa menyehatkan pencernaan. Karena biji pepaya memiliki serat tinggi yang dapat membantu memperlancar sistem pencernaan.
5. Membunuh Parasit Jahat
Biji pepaya juga mampu membunuh parasite jahat, terutama amoeba yang tinggal di usus.
Hal ini didukung oleh senyawa alkaloid dari biji pepaya, yang bernama karpain dan kandungan enzim proteolitiknya yang cukup tinggi.
Konsumsi jus biji pepaya teratur segelas setiap hari selama seminggu, bisa mengobati akibat sakit yang ditimbulkan parasit tubuh hingga 75 persen.
Minum ekstrak biji pepaya kering bersama dengan madu, efektif membunuh parasit jahat dan jamur yang bersarang di usus.
6. Menurunkan Risiko Obesitas
Adanya serat tinggi pada biji pepaya, dapat membantu membuat tubuh merasa lebih cepat kenyang hingga kenyang terasa lebih lama. Sehingga jumlah asupan makanan akan terjaga dan bisa membantu menurunkan risiko obesitas.
7. Menjaga Kesehatan Usus
Sebuah studi menemukan bahwa terdapat enzim bernama proteolitik di dalam biji pepaya yang dapat membunuh bakteri dan parasit di usus.
Mengonsumsi makanan yang mengandung enzim proteolitik dapat menjaga organ pencernaan.
8. Menjaga Kesehatan Ginjal
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi biji pepaya dapat menjaga dan melindungi kesehatan dan fungsi ginjal.
Sebuah studi menemukan bahwa ekstrak biji pepaya bisa mencegah kerusakan ginjal tikus yang sebelumnya diinduksi toksin.
Selain itu, biji pepaya juga tinggi antioksidan yang bisa mencegah kerusakan oksidatif sel dan melindungi fungsi ginjal.
9. Mencegah Terjadinya Peradangan dan Nyeri Sendi
Manfaat biji pepaya bisa untuk mencegah terjadinya peradangan dalam tubuh atau antiperadangan.
Kemerahan pada kulit, pembengkakan, ataupun nyeri sendi, bisa disembuhkan dengan mengonsumsi biji pepaya ini.
Manfaat biji pepaya yang satu ini diperoleh dari kandungan biji pepaya sebagai agen antiinflamasi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




