Jakarta

Libur Panjang Nataru Kalian Mau Kemana? Inilah 10 Kota dengan Jumlah Pemudik Terbanyak pada Nataru 2024/2025, dari Jawa Timur hingga Lampung

Sastra Yudha | 16 Desember 2024, 10:09 WIB
Libur Panjang Nataru Kalian Mau Kemana? Inilah 10 Kota dengan Jumlah Pemudik Terbanyak pada Nataru 2024/2025, dari Jawa Timur hingga Lampung

AKURAT JAKARTA - Sepekan lagi kita akan memasuki momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Kalian mau menghabiskan libur Nataru ke mana?

Seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak orang yang memanfaatkan libur akhir tahun ini untuk pulang kampung alias mudik atau berwisata ke daerah.

Ada beberapa daerah yang menjadi tujuan mudik ataupun wisata saat libur Nataru. Tak heran, jika pemudik ke daerah yang banyak tempat wisatanya, tak kalah ramai dari mudik Lebaran Idul Fitri.

Berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi tahun 2024, potensi pergerakan masyarakat selama Nataru tahun 2024/2025 didominasi tujuan daerah-daerah Pulau Jawa.

Baca Juga: Prediksi Skor Persis Solo vs PSBS Biak di BRI Liga 1: Laskar Sambernyawa yang Tertatih-tatih di Zona Degradasi

Berikut 10 Kota dengan Jumlah Pemudik Nataru 2024/2025 Terbanyak:

1. Jawa Timur (15,78 persen)

Jawa Timur menduduki peringkat teratas sebagai tujuan mudik terfavorit tahun 2024 ini.

Alasan banyak orang mudik dan berkunjung ke Jawa Timur, karena kekayaan wisata alam dan budayanya seperti Kota Surabaya, Batu, hingga Bromo.

2. Jawa Tengah (15,77 persen)

Posisi selanjutnya dipegang oleh Jawa Tengah. Jumlah pemudik Nataru ke provinsi ini tak jauh beda dengan Jawa Timur.

Adapun alasan orang-orang berkunjung ke wilayah ini karena punya daya tarik wisata yang beragam, seperti Candi Borobudur.

3. Jawa Barat (13,01 persen)

Ketiga adalah Jawa Barat. Daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia ini mempunyai ragam destinasi wisata mulai dari Puncak Bogor, Lembang, Ciwidey, Pangandaran, hingga Cirebon dan lainnya.

4. DI Yogyakarta (8,18 persen)

Berikutnya adalah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Selain dikenal sebagai kota pelajar, Jogja juga memiliki kekayaan budaya yang cukup beragam. Mulai dari Malioboro hingga Candi Prambanan.

Baca Juga: Prediksi Skor Persita Tangerang vs Dewa United di BRI Liga 1: Mampukah Pendekar Cisadane Perpanjang Tren Kemenangan?

5. Sumatra Utara (8,03 persen)

Banyak perantau yang ingin pulang ke kampung halamannya di Sumatra Utara, terlebih bagi yang tinggal di Medan.

Ibu kota provinsi ini merupakan pusat ekonomi dan budaya yang punya banyak pesona.

6. Jadetabek (7,15 persen)

Meskipun wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek) adalah kota para perantau, tetapi tak sedikit juga banyak para pekerja luar kota yang ingin mengisi liburan akhir tahun di Jakarta dan sekitarnya.

7. Sulawesi Selatan (3,71 persen)

Sulawesi Selatan tepatnya di Makassar, punya keindahan pemandangan berupa pantai.

Tak heran, daerah ini jadi tujuan liburan Nataru dari pengunjung lokal maupun internasional.

8. Bali (3,40 persen)

Tak hanya pada momen Nataru, Bali selalu menjadi tujuan favorit wisatawan lokal dan global setiap saat.

Bali mempunyai kebudayaan yang kental, pantai yang indah, dan ragam pertunjukkan yang menarik perhatian.

9. Sumatra Barat (2,84 persen)

Sumatra Barat menawarkan banyak keindahan alam dan wisata kuliner. Contohnya Jam Gadang, Lembah Anai, Ngarai Sianok, dan lainnya.

Baca Juga: Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tangerang Selatan, Diduga Terjerat Pinjol

10. Lampung (2,68 persen)

Daya tarik provinsi Lampung bisa dilihat dari pantai-pantainya yang indah, perkebunan, dan Taman Nasional Way Kambas.

Selain itu, posisi Lampung yang masih tergolong dekat dari Jakarta, menjadi pilihan orang-orang yang selama ini tinggal di ibu kota untuk melepas penat di provinsi yang berseberangan dengan Banten tersebut.

Nah, itulah 10 kota di Indonesia yang paling banyak dijadikan tujuan mudik Nataru 2024/2025. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.