Jakarta

Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tangerang Selatan, Diduga Terjerat Pinjol

Ainun Kusumaningrum | 16 Desember 2024, 08:02 WIB
Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tangerang Selatan, Diduga Terjerat Pinjol

AKURAT JAKARTA - Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tangerang Selatan, Diduga Terjerat Pinjol

Satu keluarga yang ditemukan tewas itu berada di Kampung Poncol, Kelurahan Cireundeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Diduga akibat terjerat pinjaman online (pinjol) hingga nekat melakukan bunuh diri.

Baca Juga: 3 Tersangka Pembunuhan Subang Belum Juga Disidangkan, Pengacara Sebut Publik Pertanyakan Kinerja Kepolisian

Satu keluarga tersebut berinisial AF (31 tahun) ayah, IYL (28) istri dan A (3) anak.

Kasus tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang saksi yang merupakan kerabat korban yakni berinisial Y (37) dan N (48)

Kasus itu berawal saat saksi ke rumah korban untuk menyalakan air.

Baca Juga: Inilah 3 Rekomendasi Warung Nasi Uduk Terenak yang Bisa Dikunjungi di Jakarta, Pasti Ketagihan

Kebetulan tombol on/of-nya berada di dalam rumah korban. Namun pintu rumah masih salam kondisi terkunci.

Kemudian saksi Y berusaha membuka pintu rumah melalui jendela samping yang kebetulan tidak terkunci.

Pada saat saksi Y masuk ke dalam rumah tiba tiba melihat Ibu dan anak sudah terbaring kaku dikamarnya.

Baca Juga: Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah Akhir Tahun, Senator Fahira Idris Ingin Jakarta yang Kuat dan Tangguh

Sedangkan sang ayah dalam kondisi leher terikat tali dan tergantung pada tiang dapur. Kondisinyapun telah terbujur kaku.

Melihat itu, kemudian saksi N berusaha membawa korban ke rumah sakit namun saksi N tiba-tiba pingsan.

Akhirnya saksi lainya langsung membawanya ke Klinik Medika Cirendeu.

"Sesampai di klinik menurut keterangan petugas medis korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya korban anak di bawa lagi ke TKP.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas M.S. Arifin kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Arifin mengatakan pada pukul 14.30 WIB korban dibawa ke RS Fatmawati guna dilakukan visum.

"Belum diketahui motifnya apa, apakah bunuh diri yang melibatkan satu keluarga," ujarnya.

Menurut keterangan saksi A pada malam sebelumnya korban YL dan anaknya sempat berbincang denganya.

YL sempat bercerita bahwa suaminya telah mempunyai sangkutan/pinjaman online. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.