Hindari Calo, Gubernur Pramono Minta Warga Jakarta Daftar Sewa Unit Rusun Jagakarsa Secara Resmi Lewat Aplikasi SIRUKIM

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung meminta agar warga yang ingin mendaftar sewa unit di Rumah Susun (Rusun) Jagakarsa tidak mendaftar lewat orang dalam atau calo.
Pram, sapaan akrabnya mengatakan, saat dirinya berbincang dengan warga yang telah mendapat rusun, dirinya menanyakan apakah ada yang mendapatkannya dari proses pencaloan atau tidak.
Namun, ia pun bersyukur bahwa tidak ada warga yang mendaftar lewat proses tersebut. Mereka mendaftar secara resmi lewat aplikasi yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu SIRUKIM.
"Apakah di dalam memperoleh ini ada yang disebut middleman (orang dalam) atau orang-orang yang menawarkan untuk bisa mendapatkan itu," ujar Pram usai peresmian Rusun Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2025).
"Dan alhamdulillah dari yang saya tanyakan betul-betul mereka mendapatkan dari aplikasi SIRUKIM," lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa aplikasi tersebut ternyata memiliki kendala yang dikeluhkan oleh pengguna. Dengan itu, pihaknya akan segera perbaiki selama 2 minggu.
"Dan karena saya mendengar berbagai keluhan, saya sudah minta untuk SIRUKIM ini dilakukan perbaikan dan bismillah nanti 2 minggu lagi," ujarnya.
Politikus PDIP itu juga berharap, ke depannya aplikasi ini jadi lebih terbuka, lebih transparan, lebih baik, dan lebih cepat merespon masyarakat.
Selain itu, Pram juga mengatakan, jika terdapat warga yang tidak memenuhi syarat sebagai penghuni rusun, maka pihaknya akan segera mengetahui setelah perbaikan aplikasi ini.
"Dan kalau memang tidak memenuhi syarat yang disyaratkan maka dalam waktu 2 minggu bisa diketahui," tukasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Rumah Susun (Rusun) Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Kamis (8/5/2025).
Pramono menyebut, peresmian ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menghadirkan hunian yang layak, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat Ibu Kota.
"Total ada 723 unit hunian. Dari jumlah tersebut, tiga unit diperuntukkan bagi penyandang disabilitas dan 720 unit untuk masyarakat umum," ujar Pramono. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

