Tahukah Kamu? Ternyata Nyamuk Lebih Suka Gigit Manusia Pemilik Golongan Darah Tertentu, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Nyamuk memang tak punya otak. Tapi ternyata, nyamuk tidak menggigit sembarang orang. Nnyamuk juga pilih-pilih golongan darah manusia yang akan digigitnya.
Hal ini diketahui berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Professor entomologi Jonathan F Day belum lama ini.
Profesor Jonathan mengungkapkan hipotesanya mengapa ada sebagian orang lebih sering digigit nyamuk dibanding orang lain.
Ia menyebut orang yang sering digigit nyamuk sebagai manusia yang memiliki 'magnet nyamuk'. Magnet ini ada karena golongan darah tertentu.
Dikutip dari Lad Bible, Minggu (14/9/2025), Profesor Jonathan mengatakan bahwa tubuh seseorang yang banyak mengeluarkan CO2, semakin menarik bagi nyamuk untuk menggigitnya.
"Jumlah CO2 yang Anda hasilkan, seperti orang dengan metabolisme tinggi, baik karena faktor genetik maupun faktor lainnya, meningkatkan jumlah karbon dioksida yang Anda keluarkan," katanya.
Lebih lanjut, Profesor Jonathan berpendapat, golongan darah seseorang dapat menjadi salah satu faktor gigitan nyamuk.
Ia menduga nyamuk bisa merasakan antigen yang berbeda yang ada di permukaan sel darah merah, tergantung pada golongan darah seseorang.
Antigen ini bisa dikeluarkan oleh beberapa orang melalui cairan tubuh seperti air liur atau mata.
"Orang dengan golongan darah O mengeluarkan antigen H, prekursor dari antigen A dan B," jelasnya.
Ternyata ini sangat menggugah selera nyamuk. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan orang dengan golongan darah O paling sering menjadi target.
Penelitian yang dilakukan pada 1974 menemukan bahwa nyamuk cenderung memilih inang dengan golongan darah O.
Penelitian dilakukan dengan merekrut 102 peserta untuk menyelidiki golongan darah apa yang menarik bagi nyamuk.
Studi lain pada 2004 memperkuat teori tersebut dengan menemukan golongan darah O lebih menarik dibanding golongan darah lainnya.
Dalam penelitian lebih lanjut di tahun 2019, para ilmuwan menggunakan alat pemakan yang berisi darah dari berbagai golongan darah untuk mengamati preferensi nyamuk.
Hasilnya, menunjukkan bahwa nyamuk paling tertarik pada darah golongan O dibanding golongan lainnya.
Baca Juga: Introvert Wajib Coba! 5 Hobi Paling Memuaskan Saat Sendiri
Profesor Jonathan juga mengatakan bahwa kadar asam laktat tubuh mungkin juga menjadi indikator mengapa manusia menjadi target nyamuk.
Diketahui, Asam Laktat merupakan senyawa kimia yang dapat menyebabkan otot kram.
Selain itu, ada beberapa faktor lain yang jadi magnet nyamuk, antara lain: suhu tubuh, orang yang mengonsumsi alkohol, ibu hamil, orang yang berolahraga, obesitas, dan cara berpakaian.
Pakaian yang gelap cenderung lebih disukai nyamuk, karena terlihat lebih menonjol dari lingkungan sekitarnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





