Jakarta

Tahukah Kamu? Ternyata Nyamuk Lebih Suka Gigit Manusia Pemilik Golongan Darah Tertentu, Ini Alasannya

Sastra Yudha | 14 September 2025, 14:28 WIB
Tahukah Kamu? Ternyata Nyamuk Lebih Suka Gigit Manusia Pemilik Golongan Darah Tertentu, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Nyamuk memang tak punya otak. Tapi ternyata, nyamuk tidak menggigit sembarang orang. Nnyamuk juga pilih-pilih golongan darah manusia yang akan digigitnya.

Hal ini diketahui berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Professor entomologi Jonathan F Day belum lama ini.

Profesor Jonathan mengungkapkan hipotesanya mengapa ada sebagian orang lebih sering digigit nyamuk dibanding orang lain.

Baca Juga: Buka Pelatihan Instruktur Senam Pemula yang Digelar Perwosi, Wabup Tangerang: Mari Jaga Kesehatan Diri, Keluarga dan Lingkungan!

Ia menyebut orang yang sering digigit nyamuk sebagai manusia yang memiliki 'magnet nyamuk'. Magnet ini ada karena golongan darah tertentu.

Dikutip dari Lad Bible, Minggu (14/9/2025), Profesor Jonathan mengatakan bahwa tubuh seseorang yang banyak mengeluarkan CO2, semakin menarik bagi nyamuk untuk menggigitnya.

"Jumlah CO2 yang Anda hasilkan, seperti orang dengan metabolisme tinggi, baik karena faktor genetik maupun faktor lainnya, meningkatkan jumlah karbon dioksida yang Anda keluarkan," katanya.

Lebih lanjut, Profesor Jonathan berpendapat, golongan darah seseorang dapat menjadi salah satu faktor gigitan nyamuk.

Ia menduga nyamuk bisa merasakan antigen yang berbeda yang ada di permukaan sel darah merah, tergantung pada golongan darah seseorang.

Antigen ini bisa dikeluarkan oleh beberapa orang melalui cairan tubuh seperti air liur atau mata.

Baca Juga: Grup K-pop ATEEZ Bakal Gelar World Tour In Your Fantasy, Konser di Jakarta pada 31 Januari 2026, Cek Info Selengkapnya di Sini

"Orang dengan golongan darah O mengeluarkan antigen H, prekursor dari antigen A dan B," jelasnya.

Ternyata ini sangat menggugah selera nyamuk. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan orang dengan golongan darah O paling sering menjadi target.

Penelitian yang dilakukan pada 1974 menemukan bahwa nyamuk cenderung memilih inang dengan golongan darah O.

Penelitian dilakukan dengan merekrut 102 peserta untuk menyelidiki golongan darah apa yang menarik bagi nyamuk.

Studi lain pada 2004 memperkuat teori tersebut dengan menemukan golongan darah O lebih menarik dibanding golongan darah lainnya.

Dalam penelitian lebih lanjut di tahun 2019, para ilmuwan menggunakan alat pemakan yang berisi darah dari berbagai golongan darah untuk mengamati preferensi nyamuk.

Hasilnya, menunjukkan bahwa nyamuk paling tertarik pada darah golongan O dibanding golongan lainnya.

Baca Juga: Introvert Wajib Coba! 5 Hobi Paling Memuaskan Saat Sendiri

Profesor Jonathan juga mengatakan bahwa kadar asam laktat tubuh mungkin juga menjadi indikator mengapa manusia menjadi target nyamuk.

Diketahui, Asam Laktat merupakan senyawa kimia yang dapat menyebabkan otot kram.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang jadi magnet nyamuk, antara lain: suhu tubuh, orang yang mengonsumsi alkohol, ibu hamil, orang yang berolahraga, obesitas, dan cara berpakaian.

Pakaian yang gelap cenderung lebih disukai nyamuk, karena terlihat lebih menonjol dari lingkungan sekitarnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.