Jakarta

Hindari Kawasan Monas Siang Ini! Ada Demo Ribuan Nelayan, Polda Metro Jaya Siagakan 2.154 Personel

Sastra Yudha | 18 Desember 2025, 09:25 WIB
Hindari Kawasan Monas Siang Ini! Ada Demo Ribuan Nelayan, Polda Metro Jaya Siagakan 2.154 Personel

AKURAT JAKARTA - Pengendara dihimbau menghindari Kawasan Silang Monas, Kamis (18/12/2025) hari ini. Sebab, ribuan massa yang tergabung dalam Solidaritas Nelayan Indonesia, akan menggelar demo di Monas, siang ini.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengimbau pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif selama aksi berlangsung.

"Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar Monas agar menggunakan jalan alternatif guna menghindari kemacetan," ujarnya.

Baca Juga: Rayakan 30 Tahun Berkarya, Asian Kung-Fu Generation Gelar Konser Spesial di Jakarta pada April 2026, Cek Harga Tiketnya di Sini!

Polda Metro Jaya mengerahkan 2.154 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, untuk mengawal dan melayani massa pendemo.

Para personel kepolisian mengikuti apel yang digelar di Silang Selatan Monas, Kamis (18/12/2025) pagi ini, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro.

Dalam apel tersebut, Kombes Susatyo menjelaskan mengenai Tactical Wall Game (TWG) atau simulasi pelayanan.

Simulasi ini dilakukan agar pelaksanaan pelayanan personel kepolisian dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kombes Susatyo menyampaikan, kepolisian menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta mengimbau agar massa aksi tetap mengedepankan ketertiban dan kepatuhan terhadap aturan hukum.

Baca Juga: Bupati Tangerang Dampingi Wamenkes Resmikan Pos Modular Kesehatan Merah Putih di Pasar Kelapa Dua, Cek Kesehatan Gratis Makin Mudah Diakses

Para orator diminta tidak memprovokasi massa lainnya, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, tidak membakar ban bekas, serta tidak melawan petugas di lapangan.

Kombes Susatyo menjamin, para personel kepolisian yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa tidak dibekali senjata api.

"Petugas hadir untuk melayani dan mengawal jalannya kegiatan penyampaian pendapat. Tidak ada anggota yang dibekali senjata api," ungkapnya.

Para personel pun diperintahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

"Pendekatan humanis dan persuasif menjadi prioritas kami selama kegiatan berlangsung," sambungnya.

Dia menyebut para personel gabungan disebar sesuai ploting masing-masing untuk melayani masyarakat di sekitar Monas. Hal ini untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kemacetan lalu lintas.

Sementara terkait rekayasa arus lalu lintas, dia mengatakan akan dilakukan secara situasional dengan melihat perkembangan dan eskalasi massa di lapangan.

Baca Juga: Hadirkan Pojok Aspirasi, Legislator Golkar Syafi Fabio Nilai BK Award Jadi Ruang Pengabdian Rakyat

Dia pun berharap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan tertib, aman, serta tetap menghormati hak pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

"Kami mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara sejuk dan damai, serta tidak mengganggu ketertiban umum," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.