Jakarta

Inovasi Mahasiswa UNPAM: Sistem Smart Home Berbasis IoT Mampu Tekan Biaya Listrik hingga Signifikan

M. Rafix | 5 Maret 2026, 16:22 WIB
Inovasi Mahasiswa UNPAM: Sistem Smart Home Berbasis IoT Mampu Tekan Biaya Listrik hingga Signifikan
Inovasi mahasiswa UNPAM menggunakan ESP32-S3 dan IoT untuk mengontrol listrik rumah via Telegram, efektif tekan biaya token dan boros energi. (FOTO: Buang Abdullah)

AKURAT JAKARTA - Tingginya ketergantungan masyarakat modern terhadap perangkat elektronik seringkali tidak dibarengi dengan kesadaran penggunaan energi yang efisien. 

Kelalaian sederhana seperti membiarkan lampu menyala di siang hari atau kipas angin tetap berputar saat ruangan kosong telah menjadi penyumbang utama pembengkakan tagihan listrik. 

Di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan global, kebutuhan akan sistem otomatisasi yang mampu mengintervensi kebiasaan buruk tersebut menjadi sangat krusial. 

Sebuah terobosan lahir dari lingkungan akademisi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang, di mana sebuah integrasi teknologi cerdas dikembangkan untuk menjawab persoalan pemborosan energi pada sektor domestik secara konkret.

Lahirnya inovasi ini bermula dari pengamatan mendalam terhadap pola konsumsi listrik di Perumahan Purna Bakti, Taktakan, Kota Serang. 

Di wilayah tersebut, sistem kelistrikan tradisional yang tidak terpantau membuat warga harus mengeluarkan biaya token listrik rata-rata hingga Rp100.000 setiap minggunya. Angka ini dianggap tidak ideal untuk skala rumah tangga menengah. 

Fenomena tersebut kemudian mendorong Buang Abdullah, mahasiswa Program Studi Sistem Komputer, untuk merancang sebuah solusi yang ia beri judul "Sistem Optimasi Perumahan Berbasis Smart Home Untuk Menghemat Energi Listrik". 

Penelitian yang diselesaikan pada Februari 2026 ini menawarkan pendekatan baru dalam memanajemen beban listrik secara mandiri dan otomatis.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix