Jakarta

Simak! Daftar Jalur Macet dan Rute Alternatif Mudik Lebaran 2026 Wilayah Jawa Barat, Antisipasi dari Sekarang

M Rahman Akurat | 11 Maret 2026, 11:42 WIB
Simak! Daftar Jalur Macet dan Rute Alternatif Mudik Lebaran 2026 Wilayah Jawa Barat, Antisipasi dari Sekarang
Ilustrasi - Kemacetan pada arus mudik Lebaran.

AKURAT JAKARTA – Menjelang musim mudik Idul Fitri 2026, sejumlah jalur utama non-tol di Jawa Barat diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan yang signifikan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat bersama pihak kepolisian telah memetakan titik rawan macet dan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif untuk kelancaran arus mudik.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengonfirmasi bahwa langkah antisipasi seperti sistem satu arah (one way) dan penertiban pasar tumpah akan diperketat di titik-titik krusial.

Baca Juga: Pendaftar Membludak, Kuota Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Ditambah Jadi 30.774 Peserta

Titik Kemacetan di Jalur Utama Non-Tol

Berdasarkan data Dishub Jabar, berikut adalah daftar wilayah yang diprediksi akan menjadi titik leher botol (bottleneck) selama mudik 2026:

  • Cikampek & Pantura: Simpang Jomin, Simpang Mutiara, dan Cikopo. Sebanyak 47 u-turn (putaran balik) akan ditutup dan hanya 8 yang dibuka untuk menjaga kelancaran.

  • Bogor & Sukabumi: Ruas Ciawi-Cibadak-Sukabumi serta jalur Puncak (Ciawi-Simpang Gadog). Kepolisian akan menerapkan sistem ganjil-genap dan one way secara situasional.

  • Bandung & Priangan Timur: Simpang Susun Cileunyi dan Lingkar Nagreg. Petugas akan disiagakan dengan mobile reader untuk mempercepat transaksi tol elektronik dan papan informasi pengalihan ke Tol Cisumdawu.

  • Jalur Limbangan-Gentong: Ruas Limbangan-Malangbong hingga Lingkar Gentong tetap menjadi titik rawan akibat aktivitas masyarakat.

  • Cirebon: Kawasan Palimanan-Kadawung-Cirebon akan diawasi ketat terkait parkir liar dan pedagang kaki lima di bahu jalan.

Baca Juga: 5 Hal yang Dianggap Gen Z Bisa Membuat Hidup Bahagia, Tapi Ternyata Tidak Selalu Benar

Daftar Jalur Alternatif Mudik di Jawa Barat

Untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalur utama, pemudik disarankan menggunakan jalur alternatif berikut:

Jalur Alternatif Wilayah Utara (Pantura)

  • Sukamandi – Kalijati (22 km)

  • Pamanukan – Subang (31 km)

  • Kadipaten – Jatitujuh – Jatibarang (40,7 km)

  • Haurgeulis – Patrol (19 km)

  • Cikamurang – Jangga (35 km)

  • Budur – Tegalgubug – Jagapura – Mundu (32 km)

  • Losari – Ciledug – Cidahu – Kuningan (95 km)

  • Cirebon – Sumber – Rajagaluh – Majalengka (32 km)

Baca Juga: Inovasi Terbaru Toyota Rush 2026, Performa Andal dan Kabin Luas dalam Balutan Desain Eksterior yang Lebih Futuristik

Jalur Alternatif Wilayah Tengah

  • Subang – Lembang – Bandung (41 km)

  • Sumedang – Jalan Cagak – Wanayasa – Purwakarta (85 km)

  • Talaga – Bantarujeg – Wado – Sumedang (79 km)

  • Kuningan – Cikijing – Majalengka – Kadipaten (45 km)

Jalur Alternatif Wilayah Selatan

  • Garut – Banyuresmi – Leuwigoong – Kadungora – Cijapati – Majalaya – Bandung (78 km)

  • Sasak Beusi – Cibatu – Leles (19 km)

  • Banjar – Manonjaya – Tasikmalaya (44 km)

  • Malangbong – Wado (15 km)

  • Parakan Muncang – Warung Simpang (9 km)

Baca Juga: Love and Let Go, Konser Raisa yang Merangkum Fase Perjalanan Hidup

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengimbau para pemudik untuk selalu memantau kondisi lalu lintas terkini melalui aplikasi navigasi dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.