Google Berencana Lepas 32 Juta Nyamuk Rekayasa Genetik, Apakah Berbahaya bagi Manusia?

AKURAT JAKARTA – Raksasa teknologi Google berencana melepaskan hingga 32 juta nyamuk hasil rekayasa genetik ke lingkungan permukiman.
Saat ini, perusahaan sedang menunggu persetujuan resmi dari pemerintah pusat Amerika Serikat, khususnya dari Environmental Protection Agency (EPA) selaku badan perlindungan lingkungan setempat.
Proposal pengajuan izin pelepasan nyamuk rekayasa genetik ini merupakan bagian dari proyek ambisius bernama Inisiatif 'Debug'.
Proyek yang belum banyak diketahui publik ini sebenarnya telah diluncurkan oleh Google sejak lebih dari satu dekade lalu.
Fokus utamanya adalah mengembangkan teknologi mutakhir guna menekan populasi nyamuk pembawa sumber penyakit berbahaya.
Jika EPA memberikan lampu hijau, jutaan nyamuk hasil pengembangan laboratorium ini akan dilepaskan secara bertahap di dua negara bagian, yaitu California dan Florida, selama dua tahun ke depan.
Memanfaatkan Bakteri Wolbachia untuk Sterilisasi
Proyek 'Debug' dari Google ini menerapkan teknik sterilisasi alami menggunakan bakteri bernama Wolbachia.
Nyamuk jantan di laboratorium sengaja diinfeksi dengan bakteri ini sebelum dilepaskan ke alam liar.
Bakteri Wolbachia bekerja dengan cara mengunci sistem reproduksi nyamuk. Ketika nyamuk jantan yang membawa Wolbachia kawin dengan nyamuk betina di alam bebas, telur yang dihasilkan tidak akan bisa menetas atau dibuahi.
Melalui proses ini, rantai perkembangbiakan nyamuk akan terputus, sehingga populasi total di ekosistem tersebut akan menurun drastis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



