Tinjau Lokasi Kebakaran di Kemayoran, Wagub Rano Karno: 304 Bangunan Terdampak dan 679 Warga Mengungsi, Ini Rinciannya

AKURAT JAKARTA - Kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam, berdampak pada ratusan bangunan dan memaksa ratusan warga mengungsi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat ratusan kepala keluarga terdampak dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di 8 RT tersebut.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebutkan berdasarkan data rekapitulasi sementara, kebakaran berdampak pada 304 bangunan dengan total 354 kepala keluarga (KK) atau 679 jiwa terdampak.
Baca Juga: Sempat Tertunda, Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok Dibuka Secara Bertahap Mulai Siang Ini
"Nah, berdasarkan rekapitulasi sementara, kebakaran berdampak pada hampir 304 bangunan, 354 kepala keluarga dengan total 679 jiwa terdampak," kata Rano saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa (2/6/2026).
Dari total warga terdampak tersebut, sebanyak 326 orang merupakan laki-laki dan 353 perempuan.
Di antara jumlah itu terdapat kelompok rentan yang juga menjadi perhatian pemerintah, terdiri atas:
35 warga lanjut usia (lansia)
90 balita
53 anak usia sekolah dasar (SD)
6 anak usia sekolah menengah pertama (SMP)
22 remaja usia sekolah menengah atas (SMA)
414 warga dewasa termasuk ibu hamil.
Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah fasilitas bagi warga yang terdampak kebakaran. Posko pengungsian didirikan di Lapangan Yusuf Hamka lengkap dengan berbagai layanan pendukung.
"Kita seperti teman-teman lihat, sudah menyiapkan posko di Lapangan Yusuf Hamka ini, lengkap dengan pengungsi, ada posko kesehatan, ada dapur umum, kemudian ada posko dukungan psikologi untuk anak-anak," ujar Rano.
Selain fasilitas pengungsian, Dinas Sosial DKI Jakarta juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, matras, serta kebutuhan dasar lainnya bagi warga terdampak.
Terkait penyebab kebakaran, mantan Anggota DPR RI itu mengatakan hingga kini penyebab spesifik insiden di Kemayoran masih belum dipastikan.
Baca Juga: Prediksi Skor Maroko vs Madagaskar, 3 Juni 2026: Atlas Lions Ingin Jaga Momentum Menuju Piala Dunia
Namun, berdasarkan analisa Pemprov DKI Jakarta, mayoritas kasus kebakaran di Jakarta dipicu oleh korsleting listrik.
"Oke kalau Anda bicara case by case, agak sulit kita temukan. Tapi analisa kita, kebakaran di Jakarta 95 persen diakibatkan karena korsleting," tuturnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 5Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 6Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Portugal vs Norwegia di UNL, 5 Oktober 2026: Duel Seru di Porto
- 8Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UNL, 5 Oktober 2026: Mampukah Pasukan Klopp Membalas Kekalahan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





