Jakarta

Massa Pati Bubarkan Diri, Demo Depan DPR RI Dilanjutkan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Lain

Laode Akbar | 27 Agustus 2026, 17:39 WIB
Massa Pati Bubarkan Diri, Demo Depan DPR RI Dilanjutkan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Lain
Aksi demo mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat lainnya usai massa aksi AMPB membubarkan diri. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026), masih berlanjut meski massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah membubarkan diri.

Pantauan Akurat Jakarta sekitar pukul 16.00 WIB, aksi demonstrasi di depan kompleks parlemen kini dilanjutkan oleh mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Massa yang masih bertahan terlihat memenuhi area depan gerbang kompleks DPR RI. Mereka membawa sejumlah bendera, poster, dan spanduk berisi tuntutan dalam aksi.

Baca Juga: Prediksi Skor FC Thun vs Lech Poznan di Playoff UEL, 28 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan Telak?

Sejumlah poster di antaranya bertuliskan "Segera Sahkan RUU Perampasan Aset" hingga "Hukum Mati Para Koruptor".

Nampak pula sejumlah massa aksi nekat menaiki pagar kompleks DPR RI sembari mengibarkan bendera Merah Putih.

Dalam aksi tersebut, massa juga sesekali melemparkan barang ke arah gedung DPR. Sejumlah barang kemudian dibakar hingga menimbulkan kepulan asap di sekitar lokasi.

Sementara itu, aparat keamanan masih berjaga di sekitar kompleks DPR RI untuk mengamankan jalannya demonstrasi.

Sebelumnya, massa AMPB yang dipimpin Koordinator AMPB Supriyono alias Botok telah membubarkan diri sekitar pukul 13.30 WIB.

Massa AMPB berjalan beriringan menuju arah Senayan dengan pengawalan aparat kepolisian setelah perwakilan mereka melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI.

Baca Juga: Magang Nasional Batch 2 2026 Segera Dibuka, Jangan Sampai Gagal Hanya karena Berkas

Dalam audiensi tersebut, pimpinan DPR menyatakan komitmen agar pembentukan RUU Perampasan Aset dapat diselesaikan paling lambat 15 Desember 2026.

"Keempat, pimpinan DPR menyatakan kesiapannya untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pimpinan DPR RI apabila sampai tanggal tersebut tidak dapat diselesaikan," kata Botok saat membacakan surat pernyataan pimpinan DPR.

Kini, aksi di depan Gedung DPR RI dilanjutkan mahasiswa bersama sejumlah elemen masyarakat lainnya. Hingga Kamis sore, situasi demonstrasi masih berlangsung dan massa masih menyampaikan aspirasi di lokasi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.